AMM Sulsel Kerjasama KPU Gelar Dialog dan Deklarasi Pemilih Cerdas untuk Indonesia

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Sulsel antaranya Pimpinan Pemuda Muhamamdiyah (PPM), Ikatan Mahasiswa Muhamamdiyah (IMM), Nasyiatul Aisyiyah (Nasyiah), Ikatan Pelajar Muhamamdiyah (IPM) kerjasama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel. Melaksanakan dialog dan deklarasi pemilih cerdas untuk Indonesia di Warkop Panrita Coffe Jl. Talasalapang Raya Makassar, 28 Maret 2019.

Kegiatan tersebut, menghadirkan narasumber antaranya Syarifuddin Jurdi (Komisioner KPU Sulsel), Soemitro Emin Praja (Ketua Umum DPD IMM Sulsel), Susilawati (Ketua umum Nasyiah Sulsel) dan Ikhwan Aulia (Ketua umum IPM Sulsel), dengan dihadiri puluhan orang. Mengusung tema “Pemilih Cerdas, Pemilu Berkualitas Pemimpin Berintegritas”.

Soemitro Emin Praja mengatakan bahwa, generasi muda saat ini tidak boleh buta politik. “Buta politik tidak boleh menjangkiti generasi muda saat ini. Karena, untuk melahirkan pemimpin yang berintegritas dalam pemliu 17 april, mendatang sangat diperlukan perannnya,” ungkap Emin.

Sementara itu, Syarifuddin Jurdi menekankan, pentingnya partisipasi pemilih khususnya pemuda pada penyelenggaraan pemilu mendatang. “Partisipasi pemilih sangat menentukan kualitas pemilu untuk melahirkan pemimpin berkualitas,” ujar Syarifuddin.

Selain itu, Susilawati mengungkapkan, pemilih dari data KPU Sulsel perempuan adalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak.

“Kita menginginkan bukan hanya kuantitas tetapi kualitas juga harus digenjot dan bukan didasari atas kesamaan gender tetapi karena rekam jejaknya,” jelas Wati.

Kata Ikhwan Aulia bahwa, keberadaan Pemuda milenial untuk mencerdaskan masyarakat pada pesta demokrasi ini. “Kebradaan kita sebagai pemuda Milenial kita harus mencerdaskan masyarakat sekitarnya pada momentum pemilihan serentak ini,” tutup Ikhwan.

Berikut Ikrar Deklarasi Gerakan Pemilih Cerdas Untuk Indonesia Bagi Angkatan Muda Muhammadiyah Sulsel:

1. Kami Pemilih, memilih kandidat berdasarkan profil dan rekam jejaknya.

2. Kami pemilih, memilih kandidat berdasarakan visi misi yang memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

3. Kami pemilih, menolak Golput, politik uang, kampanye hitam, kampanya SARA, dan informasi hoax.

4. Kami pemilih, siap menjaga perdamaian dan menjaga keutuhandan kesatuan bangsa.

5. Kami pemilih, siap mengawal pesta demokrasi yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. (Rls)