BAI Presidium 1912, Mustari Bosra: Nilai-nilai Darul Ahdi Wa Syahadah Harus Dikedepankan

KHITTAH.CO, MAKASSAR  Ulama sulawesi selatan, Dr. K.H. Mustari Bosra, menginginkan kader Muhammadiyah yang menjadi calon legislatif pada Pileg 2019 mendatang mengedepankan nilai – nilai Darul Ahdi Wa Syahadah.

Hal itu ia sampaikan saat membawakan materi di kegiatan Baitul Arqam Ideopolitor (BAI) angkatan I yang digelar oleh Presidium 1912 di Hotel Same, Jalan Pattimura Baru, Sabtu, 1 Desember 2018.

Dihadapan peserta yang didominasi oleh warga Muhammadiyah itu, Mustari menerangkan bahwa Muhamamdiyah mengusung negara ‘Darul Ahdi Wa Syahadah’ yang artinya Negara maju, adil, makmur, bermartabat dan sejahtera.

“Sebagai kader Muhammadiyah yang mencalonkan sebagai legislatif baik kota, propinsi maupun pusat, kita harapkan mengedepankan nilai-nilai Darul Ahdi Wa Syahadah. Negara maju, adil, makmur, bermartabat dan sejahtera,” ujar Ahli Sejarah Universitas Negeri Makassar itu

“Selain itu, juga harus terlibat secara aktif untuk kemajuan Indonesia ini,” tambah Mustari, yang juga wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel.

Lebih jauh, Ia mengatakan bahwa kedudukan negara pancasila menurut Muhammadiyah ada tiga. Pertama, Muhammadiyah memandang NKRI sebagai negara Pancasila yang ditegakkan di atas kebangsaan yang luhur dan sejalan dengan ajaran Islam.

Kedua, Pancasila dalam negara republik Indonesia adalah ideologi negara yang mengikat seluruh rakyat dan komponen bangsa.

Kemudian ketiga, Muhamamdiyah harus berkomitmen menjadikan Negara Pancasila sebagai “Darul Al Syahadah” atau negara tempat beraksi dalam mengisi dan membangun kehidupan kebangsaan.(BL)