Bertemu Gubernur New South Wales, ini Pesan David Hurley untuk Siswa Muhammadiyah Salaka

Gubernur New South Wales, David Hurley. (Tengah)

Laporan: Syahrul, Guru MA Muhammadiyah Salaka dari Australia

KHITTAH.CO– Peserta Australian Indonesia Muslim Exchange Program (AIMEP) 2018 berkesempatan bertemu dan berdialog dengan Gubernur New South Weles, David Hurley di Parlemen House, representasi kerajaaan Inggris di Australia.

Kesempatan ini digunakan paserta berbincang banyak dengan wakil Ratu Inggris itu tentang hubungan bilateral Indonesia – Australia. Termasuk program – program strategis kedua negara di bidang ekonomi dan pendidikan.

Saya salah satu guru di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Salaka yang juga menjadi peserta AIMEP menggunakan kesempatan ini untuk meminta Gubernur memberikan nasihat atau petuah sebagai ‘orang tua’ untuk disampaikan kepada siswa – siswa di Indonesia, khususnya di MA Muhammadiyah Salaka yang secara khusus mengadakan acara penamatan hari ini.

“Untuk membangun saling pengertian satu sama lain, para siswa penting membaca sejarah. Termasuk sejarah hubungan Indonesia – Australia, sejarah masyarakat Aborigin dan White Australia, juga sejarah panjang konflik Inggris dan Irlandia,” ungkap David ketika ditemui di ruangannya.

Sebagai wakil Ratu Inggris di Australia, David mengatakan bahwa dengan membaca dan memahami sejarah, kita akan lebih bisa membangun hubungan yang kuat dan lebih baik.

Oleh sebab itulah, Gubernur ini sangat tertarik belajar bahasa Indonesia dan secara khusus akan melakukan semacam kursus intesif di Yogyakarta selama tiga Minggu.

Ini adalah pengalaman paling berharga bagi saya bisa bertemu dan ngobrol langsung dengan wakil kerajaan Inggris di Australia. Semoga saya bisa berkontribusi dan membagikan pesan – pesan pendidikan, perdamaian dan kemanusiaan untuk masyarakat di Indonesia, khususnya untuk siswa saya di Madrasah.