Dibubarkannya HTI dan Ketepatan Prediksi-Prediksi(ku)

Foto (int)

________________
Seperti sudah diprediksi sebelumnya akhirnya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dibubarkan, melalui Menkopolhukam dengan 5 butir alasan yang dapat diterima secara adil.

Namun, seperti sudah diprediksi juga sebelumnya, kebijakan ini akhirnya kembali menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat (Baca: warga Netizen).

Warganet terpolarisasi, ada yang sangat mendukung, mendukung, setengah mendukung, tidak mendukung, dan ada juga yang justru membela HTI dengan berbagai alasan dan argumentasi.

Namun, lagi-lagi seperti sudah diprediksi sebelumnya, diantara banyak alasan dan argumentasi tersebut, yang paling banyak mencuat bukannya argumentasi soal posisi dan eksistensi HTI, yang terjadi malah satu simpulan kayak biasanya ‘Rezim ini Anti Islam’. 😎

Sebegitunyaa, Atas itu saya pun jadi berpikiran sejauh itukah pengaruh HTI. Sehingga jalan pikiran sudah mirip-mirip juga dengan mereka. Kalau HTI apapun persoalannya argumentasinya ya ‘Tegakkan Khilafah’,  kalau ini apapun kebijakan pemerintah walau rasanya baik, tetap saja “Rezim Anti Islam”.

Mengutip sebuah petuah, “Orang yg kau benci akan selalu menjengkelkan. Meski ia tak sedang bermaksud membuatmu jengkel.”

Sekadar catatan tambahan;
* Indonesia bukan negara pertama yang mengeluarkan kebijakan tegas pada HT.
* Kebijakan yang sama jauh hari juga telah dilakukan oleh negara-negara Islam Timur Tengah (Mesir, Irak, Suriah, Libya, Yordania, Maroko, dan Tunisia, juga Turki dan Arab Saudi).
* Kalaupun tetap perlu ada pro kontra, menurut diskusi yang saya simak dari sebuah grup wa ya momentumnya saja yang perlu dibincangkan, subtansinya sudah jelas, #BubarkanHTI

✍ Kasri R, Editor Khittah.co