DPC PERMAHI Makassar Peringati Milad dengan Mengelar Dialog

ADVERTISEMENT

KHITTAH.co, Makassar-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) peringati milad ke-34 Tahun PERMAHI dengan dialog, di Mang Uwo Food and Coffee, Jl. Faisal No. XVII, samping LPMP Petrani Makassar, Sabtu malam, 5 Februari 2016.

Syamsul Rijal Lengu berdiri sedang menyampaikan materinya
Syamsul Rijal Lengu berdiri sedang menyampaikan materinya

Kegiatan ini dilaksanaan untuk merangkul kembali anggota PERMAHI dan alumni, serta untuk. erefleksi kembali PERMAHI di umur yang sudah matang.
Narasumber dari alumni yang hadir adalah  Syamsul Rijal Lengu dan Sufriaman.

Syamsul Rijal Lengu, menjelaskan dalam penjelasannya menyebutkan  strategi membangun PERMAHI DPC Makassar ke depan adalah harus meningkatkan kuantitas dan kualitas. Kuantitas menurut dia adalah cara  memperbanyak kader melalui goes to campus supaya anggota PERMAHI semakin banyak.

Kemudian, kualitas adalah cara  PERMAHI membangun jaringan dengan lembaga-lembaga hukum yang ada, baik kejaksaan, pengadilan, maupun lembaga-lembaga advokat. “Sebagai sarana,  PERMAHI harus dimanfaatkan anggotanya  untuk meningkatkan kualitasnya di situ,” jelasnya.

Lebih lanjut Rijal mengharapkan kepada pengurus agar membangun komunikasi baik sesama anggota maupun Ikatan Alumni (IKA). “Maka pengurus harus berperan aktif di sini untuk melibatkan alumni yang dapat memberi masukan-masukan, baik itu pemikiran. Ini  supaya PERMAHI terlihat aktif dan ada nilai lebihnya dari pada lembaga-lembaga yang di Makassar”, jelas Pakar Hukum Tata Negara ini.

Sementara itu, Supriaman mengupas terkait internal PERMAHI sendiri. Ia berpendapat,   sebelum jauh melangkah ke Pusat, seorang kader  tentu perlu memperbaiki internal dulu. “Bagaimna kemudian khlayak orang  menilai PERMAHI ini sesuai tujuannya. Tidak  lepas dari persaudaraan, persatua, dan perestasi.  Oleh karena itu, harus intens kajian untuk meningkatkan ketiga itu,” kata supriaman.

Reza Patryanto, Ketua Umum DPC PERMAHI Makassar, mengharapkan agar PERMAHI ke depan bisa semakin eksis dan memperlihatkan identitasnya ke publik sebagai lembaga hukum yang independen, tidak terikat kepada Partai politik.

Sementara itu, Andi Firmansyah, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PERMAHI menggunakan kesempatan bicaranya untuk  mendeklarasikan dirinya sebagai Bakal Calon Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang akan datang. Dia mengatakan bahwa sebelum ke pusat, dirinya sadar bahwa  penting untuk membangun komunikasi ke cabang-cabang, khususnya di Indonesia Timur, tutup firman.(Basri)