Enam Bulan, Lazismu Parepare Himpun Dua Milyar

Silaturahim Lazismu Sulsel bersama Lazismu Parepare, Sabtu 7 Januari 2017 (Foto: Dokumen Lazismu Sulsel)

KHITTAH.co – Lembaga Amil Zakat, Infaq, Shodaqqoh Muhammadiyah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel (Lazismu PWM Sulsel) rencananya akan menjadikan Lazismu PDM Parepare sebagai percontohan. Hal ini berdasarkan kunjungan kerja Lazismu PWM Sulsel yang melihat aksi nyata Lazismu Parepare.

Ilham Hamid, Sekretaris Lazismu PWM Sulsel menjelaskan, Lazismu Parepare baru terbentuk enam bulan, tapi sudah bisa mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah hingga Rp2 Milyar.

“Hebatnya lagi, Lazismu Parepare yang dipimpin Ibu Erna Rasyid Taufan, juga sudah bisa mendirikan sekolah baru. Ini harus diapresiasi, terbesar dan teraktif, layak dijadikan percontohan di Sulsel,” jelas Ilham saat diwawancarai, Ahad 8 Januari 2017.

Advertisement

Menanggapi hal ini, Erna Rasyid Taufan, Ketua Lazismu PDM Pare-Pare yang dihubungi terpisah menyebut, capaian ini juga berkat anak-anak muda kreatif, aktif, dan gesit di dalam timnya. Ketua PKK Kota Pare-pare ini mengaku dirinya memang tidak bisa sepenuh waktu mengurus Lazismu, namun ia tetap memantau dan memberi arahan via alat komunikasi.

Ilham berharap hal ini dapat diteladani oleh Lazismu daerah lain di Sulsel. Ia mengaku, pihaknya telah memotivasi pangaktifan aksi Lazismu di beberapa daerah yang terkesan pasif dalam kunjungan kerja tersebut.

“Kami juga mendorong daerah-daerah yang belum ada Lazismunya untuk segera berdiri. Apalagi Lazismu ‘kan sudah resmi diakui oleh pemerintah, sudah di-SK-kan. Selama ini yang baru eksis Parepare, Makassar, dan Gowa,” ungkapnya.

Kunjungan ini dipimpin langsung Wakil Ketua PWM Sulsel Dr. KH. Mustari Bosra, didampingi oleh Ketua Lazismu Sulsel Dr. Alimuddin, Sekretaris Lazismu Sulsel, Ilham Hamid, beserta sejumlah pengurus lainnya.

Kunjungan kerja serupa dilakukan ke semua PDM se- Sulsel. Bertujuan menyosialisasikan pelaksanaan rapat kerja wilayah (rakerwil) yang rencananya dilaksanakan di Hotel Pantai Marina, Kabupaten Bantaeng, 22-23 Januari 2017 mendatang. Momentum tersebut diharapkan dapat dijadikan sebagai titik awal untuk mengaktifkan Lazismu yang keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat.