Fogging di Lingkungan Pesantren, Cara Ponpes Muhammadiyah Punnia Cegah DBD

IMG-20160305-WA0001
Aski penyemprotan dan pengasapan (fogging) di Ponpes Muhammadiyah Punnia Pinrang. (Foto : Sulaiman)
ADVERTISEMENT

KHITTAH.co– Pondok Pesantren (Ponpes) Muhammadiyah Darul Arqam Punnia Labumpung yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang dan Lembaga Pelayanan Sosial Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pinrang melakukan fogging pertama di tahun 2016, di lingkungan Ponpes yang terletak di desa Bunga, Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang, Sabtu (5/3/2016).

Keadaan ponpes yang secara strategis dikelilingi area persawahan dan perkebunan mengharuskan di ponpes tersebut untuk dilakukan fogging paling sedikitnya empat kali dalam satu  tahun.

Wakil direktur bidang kesantrian dan humas, Andi Syamiluddin, S Pd, M Pdi, mengatakan fogging memang merupakan program rutin pesantren, meski jadwal rutin itu juga kadang terlambat. “Ini pertama kali untuk tahun 2016, Fogging ini sengaja kami lakukan, karena Pesantren berada dikawasan persawahan dan perkebunan sehingga nyamuk ada kemungkinannya berkembang biak dengan cepat. Jadi solusinya ya fogging,” katanya.

Sementara itu, Barnabea Kaliky, S KM, M Kes, dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang  menyampaikan apresiasinya atas dilaksankannya aksi penyemprotan dan pengasapan (fogging) di Pesantren Muhammadiyah Punnia ini, apa lagi ditempat tersebut katanya banyak siswa yang mondok sehingga memang menjadi keharusan untuk antisipasi lebih awal sebelum adanya korban DBD.

“Penyakit DBD kini menjadi marak, banyak korban penyakit Nyamuk Deman Berdarah (DBD) yang telah dirawat di Puskesmas dan Rumah Sakit,” jelasnya.

“Aksi penyemprotan dan pengasapan (fogging) ini akan kami rutinkan setiap tiga bulan, ini supaya santri dan santriwati terhindar dari nyamuk deman berdarah,” timpal kelapa Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Punnia Pinrang , Drs. M. Rusni Husain, M. Ag. (Laporan : Sulaiman)

Editor : red khittah