Guru Besar ITS Harapkan Media Muhammadiyah Membendung Ekstremisme

KHITTAH.CO, JAKARTA — Guru Besar ITS, Henry Subiakto menyampaikan pentingnya website islam yang moderat terus tumbuh di Indonesia. Hal ini perlu untuk membendung penyebaran paham radikal oleh oknum yang bertopengkan agama Islam.

“Demi menertalisir paham-paham radikal yang berkembang maka website Islam washatiyah misal milik NU dan Muhammadiyah harus terus hadir di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Henry yang juga staf Ahli Menkominfo melanjutkan, beberapa kali tim di kementerian itu memblokir situs yang seolah-olah website Islam. Tapi, rutin menyebar paham ekstremisme. Banyak di antara website tersebut yang tidak dikelola orang Indonesia melainkan pihak lain yang hendak menyebarkan ekstremisme di Nusantara.

“Kami menemukan ada website luar negeri yang terafiliasi dengan ISIS menggunakan orang Indonesia yang menjadi kombatan di sana,” Kata Henry yang menjadi staf Kemenkominfo sejak 2007.

Mantan wartawan itu hadir sebagai narasumber utama dalam pertemuan 30 pengelola Website Keislaman di Jakarta, Kamis (11/7/2019). Kegiatan yang bertema “Penguatan Narasi Islam Kebangsaan di Era Digital” ini merupakan kegiatan yang diprakarsai beberapa website keislaman di Indonesia.

Selain Henry hadir di antaranya Muhammad Idham dan dari Kemenag, dan Savic Ali selaku direktur Nu.or.id. Peserta pertemuan yang terdiri dari pengelola website dan beberapa media cetak keislaman, sepakat untuk bekerja sama dalam memproduksi konten yang positif tentang islam moderat.(*)