IMM dan 72 Tahun Kemerdekaan Indonesia

                                          Oleh: Andi Tanra Harun

      (Sekretaris Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan DPD IMM Sulsel)

KHITTAH.co — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah adalah salah satu bagian dari gerakan pemuda indonesia. Sejak kelahirannya pada tanggal 14 Maret 1964 silam, IMM selalu setia menemani perjalanan bangsa Indonesia hingga menyongsong HUT Ke-72 Pada tanggal 17 Agustus 2017. Sebagai salah satu eksponen bangsa, IMM tentunya mempunyai misi sebagai pengemban intelektual.

Yakni turut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dalam ranah kemahasiswaan. Bukan tidak mungkin, ribuan kader IMM yang tersebar diseantero negeri adalah bukti bahwa organisasi otonom Muhammadiyah ini memiliki potensi yang sangat besar dalam mempersiapkan generasi unggul yang mampu berkompetisi kedepan.

Sebagai komitmen atas tanggungjawab kebagsaan, IMM harus turut andil dalam merawat dan menjaga kemerdekaan bangsa indonesia. Di era globalisasi yang semakin luar biasa ini bukan tidak mungkin bahwa akan banyak dampak yang akan ditimbulkan. Sehingga para pakar banyak yang mengatakan bahwa dunia ini menuju kerusakan.

Pemuda dan Mahasiswa yang diyakini bisa menjadi benteng dalam membendung gelombang globalisasi justru sekarang banyak yang terbawa arus. Politik praktis yang bebas nilai hingga perilaku korup, mengkomsumsi narkoba, pergaulan bebas dan ikut terlibat dalam konflik adalah sederet masalah yang ikut menjerat sebagian dari Mahasiswa dan Pemuda kita.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dengan fungsi sosial controlnya sangat penting untuk terlibat dalam mencari solusi dari dinamika dan persoalan kebangsaan yang hingga usia ke 72 tahun indonesia semakin menumpuk.

Gerakan sosial IMM harus kembali dimassifkan, Seruan moral tidak boleh berhenti dikumandangkan, Dan bukan justru kita apatis terhadap semua persoalan yang ada di depan mata kita. Inilah bagian komitmen kita sebagai komponen bangsa. Ikut merawat dan menjaga Kemerdekaan ini yang semakin hari semakin tergoyahkan. Selamat HUT RI Ke 72.