IMM UMI Tolak Hari Santri

ADVERTISEMENT

KHITTAH.CO – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menolak hari santri nasional. Hal tersebut ditegaskan Ketua IMM UMI, Muh Basri Lampe, di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

IMM UMI Tolak Hari Santri

Menurutnya, penetapan hari santri nasional dapat menggangu ukhuwah umat Islam lewat polarisasi santri dan bukan santri.
“Kami mendukung sikap ayahanda Muhammadiyah atas keberatan itu,” kata Basri kepada Khittah.co, disela-sela kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD), Sabtu (17/10).

Basri melanjutkan, selain sebagai dukungan terhadap sikap PP Muhammadiyah, alasan penolakannya karena penetapan hari santri tanggal 22 Oktober sangat terindikasi bersifat eksklusif dan mengarah pada satu kelompok Islam tertentu.

Basri menaruh harapan, pemerintah bijak dan menelaah kembali penetapan tersebut. “Semoga pak Jokowi dapat mempertimbangkan kembali usulan kami serta arif dalam mengayomi seluruh komponen bangsa,” kata Mahasiswa Fakultas Hukum UMI. (kr)