Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, Tokoh Muhammadiyah Takalar Wafat Tadi Siang

Foto bersama Pimpinan Sekolah Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Salaka, Almarhum tengah

KHITTAH.co, Takalar – Telah berpulang ke rahmatullah salah satu tokoh Muhammadiyah Takalar, Sudirman Idris Deng Nompo. Mantan ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Takalar ini menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar, sekitar pukul 14.00 wita siang tadi.

Penyakit yang telah cukup lama dideritanya akhirnya mengistirahatkannya ke dalam Rahmat Allah. Jenazah Dg.  Nompo,  begitu ia karib disapa, tiba di rumah duka sekitar pukul 15.30.  Rencananya,  ia akan dimakamkan Jumat,  4 Agustus  2017 besok, di Kelurahan Salaka, kabupaten Takalar.

Beliau yang sehari-harinya menjadi Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Salaka telah memimpin amal usaha ini dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.

“Setiap kegiatan sekolah dan persyarikatan, beliau selalu aktif dan ikut serta  memberikan sumbangsih pikiran serta semangat. Apalagi kegiatan perkemahan Diknas, sampai-sampai ikut bermalam di perkemahan. Nanti tidak hadir kalau datang sakitnya beliau”, ungkap Rosliana Hamid Guru MTS Muhammadiyah Salaka.

Munawwarah Thalib, keponakan beliau, merasa sangat sedih dan  kehilangan. “Beliau adalah figur dan sosok ayah yang tegas dan dihormati oleh keluarganya. Kami sekeluarga sangat kehilangan”, tuturnya via obrolan WhatsApp.

Sudirman Dg. Nompo mempunyai seorang Istri yang sabar bernama Hj. Rukiati Deng Bollo dan tiga orang anak,  yaitu,  Zulkarnain, Rahmatul Ummah Sudirman, S. Pd dan Shaiful Muslim, S.Pd.

Dua diantara mereka telah berkeluarga dan juga mengabdi pada sekolah yang sama. Daeng Nompo adalah mantan aktivis di berbagai lembaga dan organisasi, khususnya di Muhammadiyah.

“Beliau senior kami di IPM. Beliau adalah aktivis. Beliau pernah aktif di beberapa lembaga, seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pemuda Muhammadiyah Takalar dan Mantan Sekretaris KNPI Takalar. Sampai akhir hayatnya, Beliau masih aktif menjadi pengurus di Pimpinan Daerah Muhammadiyah Takalar dengan posisi sebagai wakil ketua Muhammadiyah”, ungkap Syahrul Husain, Mantan Ketua IPM Takalar periode 2008-2010 ini.

Sekretaris PD Muhammadiyah Takalar, Basuki Rahmat Dg. Nginti,  sangat sedih dan merasa kehilangan. Ayahanda sekaligus keluarga almarhum ini hanya bisa tawakal dan bersabar.

“Kepergian beliau adalah duka yang  teramat dalam bagi keluarga dan persyarikatan Muhammadiyah. Semoga Allah swt. menerima segala amal dan ibadah Beliau, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan kekuatan”, tutup beliau via telpon. (Syahrul)