IPM & Adaptasi Digital

Oleh : Uswatun Hasanah

KHITTAH.CO, Opini – Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang memungkinkan distribusi penyebaran informasi dari satu belahan dunia ke belahan dunia lain dalam waktu singkat telah mendorong kesadaran berdigital masyarakat untuk memanfaatkan perkembangan teknologi ke berbagai sektor kehidupan.

Dalam sektor pendidikan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong kesadaran berdigital untuk meningkatkan akses pelajar terhadap kebutuhan akan bahan bacaan melalui buku elektronik hingga perpustakaan elektronik. Perkembangan ini juga menjadi sangat penting dalam dunia pendidikan. Ketika di tahun 2019 berbagai negara di dunia termasuk Indonesia dilanda pandemi COVID-19 yang mengharuskan proses belajar mengajar dilakukan secara jarak jauh.

Advertisement

Di sektor ekonomi, kesadaran berdigital telah memberikan ruang yang besar bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah untuk menjangkau konsumen secara lebih luas. Kehadiran e-commerce melalui berbagai platform digital telah menghadirkan sebuah sistem yang mampu memfasilitasi transaksi antar penjual dan pembeli yang ada di kota atau bahkan di negara yang berbeda. Sedang di sektor pemerintahan, peningkatan tata kelola pemerintah dan layanan publik dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terus dilakukan pemerintah, salah satunya dengan digunakannya e-government.

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai sektor yang dinilai efektif dan efisien juga telah mendorong para pelaku organisasi untuk secara perlahan mulai melakukan digitalisasi dalam mengelola organisasi. Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi keagamaan dengan basis massa pelajar di Indonesia secara adaptif telah memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam tata kelola organisasi hingga syiar dakwahnya.

Dalam rangka digitalisasi data, di tahun 2017 Ikatan Pelajar Muhammadiyah telah merilis aplikasi “Ikatan Pelajar Muhammadiyah” yang dapat diunduh oleh pengguna smartphone melalui Play Store dan App Store. Aplikasi ini memungkinkan kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah untuk mengakses berbagai buku panduan resmi Ikatan Pelajar Muhammadiyah mulai dari Panduan Dakwah Pelajar hingga Sistem Perkaderan IPM. Di tahun 2019 dalam rangka maksimalisasi tata kelola organisasi, Ikatan Pelajar Muhammadiyah melalui Bidang Organisasi Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah kembali merilis aplikasi “My IPM” yang dirancang untuk mampu mengefisienkan tata kelola administrasi, keuangan, kegiatan, dan pendataan pimpinan hingga personalia kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Dalam syiar dakwahnya, Ikatan Pelajar Muhammadiyah pada berbagai tingkat pimpinan dengan massif telah merambah media sosial sebagai sarana dakwahnya. Narasi-narasi keagamaan dibangun dan didukung oleh visual yang menarik. Kemudian dibagikan melalui berbagai platform agar dapat menjangkau pelajar milenial yang merupakan pengguna aktif sosial media.

Pemanfaatan media digital dalam tata kelola organisasi dan syiar dakwah Ikatan Pelajar Muhammadiyah menjadi hal yang amat penting di era teknologi. Hal ini sebagai wujud adaptasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai organisasi dengan teknis pergerakan yang dinamis. Namun, pemanfaatan teknologi pada dasarnya perlu didukung oleh kesadaran dan pengetahuan untuk memaksimalkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam berorganisasi. Sehingga tujuan organisasi dapat tercapai dan dilakukan secara lebih efisien.

Dalam rangka syiar digital, Ikatan Pelajar Muhammadiyah nampaknya memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan pengetahuan kadernya hingga ke akar rumput terkait maksimalisasi pengelolaan sosial media. Hal ini bertujuan agar Ikatan Pelajar Muhammadiyah pada berbagai level pimpinan baik secara struktural maupun individual mampu menyajikan konten dakwah digital dapat diterima dengan baik oleh audiens di media sosial.