Jakarta Kembali PSBB, Ketua Lembaga Kesehatan IMM Anggap Kebijakan Pemerintah Pusat Sudah Salah Sejak Awal

Ketua Lembaga Kesehatan DPP IMM
ADVERTISEMENT

KHITTAH.CO, MAKASSAR– Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang kembali dilaksanakan di Jakarta karena adanya peningkatan Kasus Covid 19 Membuat Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Angkat Bicara.

Melalui Ketua Lembaga Kesehatan dr. Rifqi mengatakan bahwa Sejak Awal Kebijakan Pemerintah Pusat sudah salah, kemudian adanya miskomunikasi dan ketidak kompakan dengan gubernur, bupati dan walikota terkait pencegahan covid 19.

Data tanggal 14 September tahun 2020 ini sudah meningkat sebanyak 54.220 di DKI Jakarta.

“Sejak Awal Tahun Kebijakan Pemerintah pusat yang tetap menjalankan roda perekonomian dan pencegahan covid 19 melalui PSBB dan adanya disharmonisasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, kota yang melaksanakan lockdown, membuat Pencegahan Covid 19 secara komprehensif tidak maksimal di indonesia, ditambah pola pikir dan perilaku masyarakat yang tidak taat dan ketakutan ketika sakit tidak mau ke puskesmas atau rumah sakit karena takut positif covid Membuat pencegahan Virus Corona tidak Massif di Indonesia,” Kata dr Rifqi.

“Jalan satu satunya, pemerintah pusat hingga daerah belajarlah dengan negara negara yang sukses mencegah covid 19, Jalan satu satunya Pak Presiden Kita wajib melaksanakan Lockdown cukup 3 Bulan Saja di Indonesia, kebijakan harus tegas, aturan wajib ditegakkan dan berikan sanksi kepada masyarakat yang tidak melaksanakan protokoler kesehatan,”Lanjutnya.

“Prediksi Saya Pandemi Covid 19 di indonesia akan tetap meningkat hingga tahun 2022 selama kita tidak melaksanakan Lockdown,” tutupnya. (Rilis)