Kaji Muhammadiyah Wajo, Sekretaris ‘Aisyiyah Sulsel Raih Gelar Doktor

Dr. Hidayah Quraisy (keempat dari kiri) berfoto bersama Suami Dr Andi Aras, Rektor Unismuh Makassar, beserta seluruh penguji, Rabu, 5 Desember 2018 (Foto: Muhammad Nurwahid)

KHITTAH.CO, MAKASSAR – Muhammadiyah di Kabupaten Wajo pada awalnya tidak mendapat simpati, karena masyarakat menganggap organisasi ini akan menghilangkan tradisi dan adat istiadat. Dalam perjalanannya hingga saat ini, Muhammadiyah telah memberikan sumbangsih terhadap proses transformasi sosial di Kabupaten Wajo.

Muhammadiyah di Wajo  dapat diidentifikasi dalam tiga bentuk gerakan sosial, yaitu, gerakan sosial di bidang dakwah, pendidikan, serta bidang sosial kemasyarakatan dan kesehatan. Dalam bidang keagamaan, Muhammadiyah berkontribusi terhadap pemberantasan tahayul, bidah, dan khurafat. Dalam bidang pendidikan, organisasi telah banyak mengubah paradigma berpikir masyarakat.

Itulah beberapa simpulan yang disampaikan Hidayah Quraisy, dalam Sidang Promosi Doktor bidang Ilmu Sosiologi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar. Sekretaris Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulsel ini meraih gelar Doktor pada hari Rabu, 5 Desember 2018, di Aula PPs UNM Gedung AD Lantai 5, Jl. Bonto Langkasa, Makassar.

Sidang Promosi dipimpin Direktur Program Pascasarjana UNM Prof. Dr. Hamsu Gani. Hadir sebagai penguji Prof. Dr. Muh. Tahir Kasnawi (Promotor), Prof Dr Ahmad Sewang (Ko-Promotor), Prof. Dr. Heri Tahir (Ko Promotor).  Penguji lainnya Prof. Dr. Andi Agustang (Kaprodi S3 Sosiologi UNM), Dr. Muhammad Syukur dan Prof. Dr. Wahyuddin (Penguji Eksternal).

Turut hadir dalam sidang promosi ini, Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulsel Dr. Nurhayati Azis, Rektor Unismuh Makassar Dr. Abd. Rahman Rahim. Ratusan peserta lainnya, terdiri dari keluarga, aktivis Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta kolega dari Unismuh Makassar.

Hidayah Quraisy lahir di Sengkang, 7 Oktober 1955. Istri dari Dr. Andi Aras ini merupakan dosen Program Studi Pendidikan Sosiologi Unismuh Makassar. Program Sarjana hingga Doktoral diselesaikannya di IKIP Ujung Pandang/ UNM, masing-masing  pada tahun 1981 (S1), 2005 (S2), dan 2018 (S3).