Kapolsek Panakkukang Diperiksa Propam Selama 4 Jam

MAKASSAR, Kepala Kepolisian Sektor Panakkukang, Kompol Suaeb A Madjid akhirnya menjalani pemeriksaan di Seksi Provesi dan Pengamanan (Propam) Polrestabes Makassar, terkait kasus kaburnya salah satu tahanan pada hari Kamis, 18 Juni, sekira pukul 05.00 Wita. Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 10.00 sampai 14.00 Wita di ruangan Propam, Kamis, 25 Juni.

Kepala Seksi Propam Polrestabes Makassar, Kompol Muh Rivai mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk meminta keterangan Kompol Woro sebagai pimpinan di Polsek. “Hanya untuk mengambil keterangan dari Pak Woro, sebelumnya kita juga melakukan pemeriksaan terhadap sembilan anggotanya yang saat kejadian melaksanakan piket jaga,” katanya, saat dikonfirmasi.

Mengenai apakah Woro juga akan menerima saksi atas kaburnya tahanan atas nama Imran alias Bondang (30), pihak Propam belum bisa
memastikannya. “Yang jelas sanksinya kan diputuskan melalui sidang disiplin, tergantung porsinya nanti, dia sebagai apa dan sedang apa saat kejadian. Intinya masih lama, karena masih ada gelar sebelum sidang,” ucap Rivai.

Menurut keterangan dari Woro Susilo, pada saat kejadian dirinya memang masih bertugas, hanya saja dia tidak berada di Mapolsek. “Kalau pengakuannya kepada kami, saat kejadian dirinya memang masih sedang bertugas. Dia melakukan patroli bersama beberapa personil Polsek Panakkukang, di sekitar wilayah hukumnya, setelah makan sahur,” pungkas Rivai.

Sementara itu, Kompol Woro Susilo yang dikonfirmasi membenarkan perihal pemriksaan dirinya di Mapolrestabes Makassar. Hanya saja, dirinya enggang membeberkan lebih jauh terkait substansi dari pemeriksaan tersebut . “Hanya dimintai keterangan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Woro menjelaskan sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut. Unit resmob Polsek Panakkukang dibantu anggota dari Polrestabes Makassar, masih terus mencari keberadaan pelaku yang baru ditahan selama 28 hari tersebut. “Belum ada perkembangan dari anggota yang melakukan pengejaran, nanti kalau ada saya sampaikan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala Kepolisisan Resort Kota Besar (Kapolrestabes) Makassar, Kombes Pol Fery Abraham mewanti-wanti, Kapolsek Panakkukang atas kejadian tersebut. Menurut Fery, selaku pimpinan Kapolsek harus bertanggung jawab penuh terhadap kelalaian yang terjadi di instansi atau satuan yang dipimpinnya.

“Yang jelas semua yang bertanggung jawab akan kita panggil dan lakukan sidang. Termasuk Kapolseknya, yang harusnya mengawasi bawahannya dalam bekerja,” kata Fery Abraham saat dikonfirmasi beberapa hari yang lalu.