Kiai Dahlan Yusuf Wafat, Sosok yang Peduli dengan Dakwah di Kalangan Muda

 

Allahuyarham K.H. Dahlan Yusuf

KHITTAH.co, Makassar- Muhammadiyah Sulsel kembali kehilangan salah satu ulama kebanggaannya. K.H. Dahlan Yusuf, Mantan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel.

Kiai Dahlan Yusuf mengembuskan nafas terakhirnya pada Kamis, 13 Januari 2022 sore, sekira pukul 16.00 di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar.

Wakil Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulsel, Abdul Rachmat Noer mengenang Kiai Dahlan Yusuf sebagai mubalig yang selalu bersedia mengisi waktu lowongnya untuk berdakwah di mana pun beliau diminta.

Rachmat mengisahkan, bahkan allahuyarham seringkali mengiyakan permintaan mengisi ceramah di kalangan remaja masjid SMA 2 Makassar.

“Beliau tidak pernah menolak jika lowong saat diundang oleh Kerukunan Remaja Masjid Baitul Rauf (Keramat) SMADA. Saya hapal alamat rumahnya, karena sering menjemput beliau untuk mengisi kajian,” kisah Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulsel ini.

Rachmat menambahkan, Kiai Dahlan Yusuf merupakan sosok ulama yang sangat tenang, sederhana, dan tawadhu. “Tiap kata yang Beliau ucapkan senantiasa menyentuh qalbu,” ungkap Rachmat.
Diketahui, semasa hidupnya, mubalig kawakan ini pernah pula menjadi Ketua Badan Pembina Harian Akademi Kesehatan (AKKES) Muhammadiyah Makassar.

Di kampus yang kini menjadi Poltekkes Muhammadiyah Makassar ini, Allahuyarham dikenal sebagai sosok yang sangat mendukung kegiatan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM).

Hal ini diiyakan oleh Muhammad Taqwin, Ketua Umum PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Makassar Periode 2014-2015.

Taqwin yang pernah menjadi Ketua Korkom IMM AKKES Muhammadiyah Makassar mengisahkan, allahuyarham selalu menyempatkan hadir di setiap acara yang dihelat oleh IMM di Akkes untuk memberikan amanah kepada para kader.

Lebih lanjut, Taqwin membeberkan, bahwa allahuyarham adalah pimpinan yang paling mendukung kaderisasi dan kajian-kajian Al-Islam Ke-Muhammadiyahan di Akkes waktu itu.

Taqwin juga mengenang allhuyarham sebagai sosok yang selalu memberikan motivasi spiritual dan bantuan materi untuk kegiatan-kegiatan dakwah IMM.

“Beliau adalah salah satu tempat mengadu kalau ada pimpinan yg tidak terlalu respons dengan Pikom atau kegiatan IMM,” tutup Taqwin.

Lanjut Taqwin, ada banyak kenangan yang menjadi saksi betapa Kiai Dahlan adalah sosok ulama, orang tua, dan guru yang selalu mendukung gerakan anak muda.

“Sewaktu Beliau Ketua BPH, DAM Akkes pertama kali direncanakan. Dan itu didukung penuh oleh Beliau, plus Beliau mengintruksikan semua direktur untuk ikut menyukseskan,” tutup Taqwin (Fikar).