Kisah Kiai Ibrahim yang Ditunjuk Kiai Dahlan Sebagai Penggantinya Pimpin Muhammadiyah

Ilustrasi Kiai Dahlan memberi pengajian (Sumber: ebookanak.com)

KHITTAH.co- Kiai Haji Ibrahim adalah Ketua Umum Muhammadiyah ke-2 yang juga adik ipar K.H. Ahmad Dahlan. Ada sedikit ketegangan dalam Kongres Muhammadiyah ke-17 di Yogyakarta pada 1928 itu. Gara-garanya muncul permintaan agar gambar Kiai Haji Ahmad Dahlan diturunkan dari dinding. Yang meminta justru Ketua Umum Muhammadiyah ke-2 penerus Ahmad Dahlan, yakni K.H. Ibrahim.

Sama seperti K.H. Ahmad Dahlan, Ibrahim menjalankan amanat sebagai pemimpin utama Muhammadiyah sampai akhir hayatnya. Berkat kemampuan memimpinnya yang telah teruji, Ibrahim selalu terpilih menjadi ketua umum dalam setiap kongres (muktamar) sampai tahun 1932 di Makassar.

Tanggal 14 Oktober 1932, K.H. Ibrahim meninggal dunia karena sakit (Solichin Salam, Muhammadijah dan Kebangunan Islam di Indonesia, 1965:135). Ia wafat tanpa meninggalkan harta benda, namun mewariskan pondasi yang lebih kuat tetap tegaknya panji-panji Muhammadiyah yang nyatanya masih berdiri kokoh hingga kini.

sumber: tirto.id