Mendikbud Buka Liga Sepak Bola Hizbul Wathan

 

 

Mendikbud Muhadjir Effendy Membuka Liga Hizbul Wathan dengan tendangan bola secara simbolik

KHITTAH.CO, JAKARTA – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) resmi menggulirkan kompetisi sepakbola nasional Liga Hizbul Wathan (HW) pada Ahad, (13/10).

Bertempat di lapangan Pancoran Soccer Field Mabes TNI AU Jakarta Selatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi membuka secara simbolik Liga HW Nasional yang serentak dilakukan di lima zona dengan total 47 tim peserta.

“Saya berharap dengan dirintisnya liga ini akan terus berlanjut dan menjadi tempat membibit pemain profesional yang punya reputasi tinggi untuk mempercepat pembangunan sepakbola nasional sesuai dengan Instruksi Presiden No. 63 Tahun 2019,” dukung Muhadjir.

Lebih jauh, Muhadjir juga berharap Liga HW kembali memunculkan nama-nama pesepakbola nasional berbakat dari Muhammadiyah seperti Ir. Soeratin, Rawang dari Makassar dan Abdul Hamid BKN (pendiri PSSI).

“Muhammadiyah dan sepakbola itu sudah mendarah daging sejak awal, sebab pendiri awal Muhammadiyah punya perhatian besar,” imbuh Muhadjir.

Menanggapi Muhadjir, Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla menegaskan ke depan liga HW Nasional akan dijadikan agenda rutin tahunan AMM dan melibatkan seluruh komponen di dalam Muhammadiyah.

“Kita sadar betul tantangan Muhammadiyah sekarang adalah melawan kegemilangannya di masa lampau. Liga ini membawa tiga semangat pembaruan, yakni Tajdidul Ruhi (Ethos Renewal) pembaruan etos bagi gerakan dakwah, Tajdidul A’dadi (Performance Renewelal) pembaruan di bidang prestasi dan Tajdidul A’mali jammie (Togetherness Renewal) pembaruan kebersamaan,” ungkap Dzulfikar.

“Dalam sepakbola yang sangat kompetitif ini semoga mengilhami gerakan dakwah ke depan. Kita tak boleh redup dan harus terus memberikan pencerahan bagi bangsa, tentu dengan liga HW ini juga menjadi corong syiar dakwah”.

Lebih lanjut dikatakan, kita juga tentu berharap Liga HW ini sebagai ajang kita untuk aktif melibatkan diri, tidak monoton, karena potensi dan skill yang kita miliki akan berbuah prestasi, hal ini tentu akan terjadi karena dalam persyarikatan, kita menujukkan kebersamaan yang original. Semoga semangat kebersamaan dalam Sepak Bola dapat menyatukan dan menguatkan kita kembali di Persyarikatan Muhammadiyah,” harap Dzulfikar.

Liga HW Nasional 2019 menggunakan format setengah kompetisi dengan sistem gugur, 47 tim yang berlaga memperebutkan dua tempat partai final di Stadion Manahan Solo yang akan digelar sebagai rangkaian pembukaan Muktamar Muhammadiyah ke-47, 1-5 Juli 2020.