Minta Masukan, Partai Demokrat Silaturahim ke Muhammadiyah Sulsel


KHITTAH.CO, Makassar– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Selatan bersilaturahim ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi selatan, di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jl Perintis Kemerdekaan KM 10 Makassar, Rabu (29/3). Silaturahim ini dilakukan untuk membangun sinergitas antara Muhammadiyah sebagai ormas dan Partai Demokrat sebagai Parpol pada ruang lingkupnya masing-masing.

Pengurus Partai Demokrat datang dipimpin Wakil Ketua Haidar Madjid, bersama Bendahara Kahar Kantao, Anggota Majelis Pertimbangan Kr Sewang, serta beberapa pengurus lain. Sementara mereka diterima segenap PWM Sulsel, bersama pengurus Majelis dan Lembaga, dan Organisasi otonom Muhammadiyah tingkat wilayah.

Dipandu Wakil Ketua PWM Sulsel, Dr Syaiful Saleh, pengurus Partai Demokrat dipersilahkan untuk berbicara. Haidar Madjid memperkenalkan satu persatu rombongannya sambil mengungkapkan rasa syukurnya atas sambutan hangat PWM Sulsel.

“Silaturahim ini kami lakukan dengan banyak harapan, membangun sinergi dengan elemen masyarakat dan sejumlah organisasi khususnya Muhammadiyah, ini kami rasa perlau dilakukan apalagi di Demokrat ini banyak kader Muhammadiyah,” buka Haedar.

Haidar melanjutkan, maksud kunjungannya juga adalah untuk menyampaikan agenda pelantikan pengurus Partai Demokrat Sulsel yang akan dilakukan pada Ahad, 7 April 2017 dimana pelantikan ini dirangkaiakan dengan program kemasyarakatan Partai Demokrat, seperti Demokrat peduli, komitmen sebagai komitmen partai atas kepedulian pada masyarakat.

Haidar juga meminta harapan dan masukan dari PWM Sulsel untuk Partai Demokrat.

Menanggapi Haidar, Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO), Syahrir Nur, menyampaikan harapannya untuk keterbukaan akses informasi Pemerintah untuk Muhammadiyah. Ia juga menyinggung soal proses pengusulan Ranperda dan dana Dana Bos.

Sementara Ketua PW Aisyiyah Sulsel, Dr Nurhayati Azis mengajak Parpol di Sulsel untuk bangun peduli pada kemiskinan. “Kami sebagai ormas perempuan banyak melakukan pendampingan di masyarakat, Di Sulsel banyak penderita kanker serviks dan payudara, kami minta peningkatan paku anggaran sebagai bentuk Care kita. DPRD dapat mendorong itu bersama pemerintah,” ungkapnya.

Haidar pun menimpali bahwa di DPRD Sulsel ada 11 anggota fraksi PD dan satu wakil ketua. Untuk Ranperda Inisiatif kata Haidar, DPRD selalu membuka informasi untuk menampung masukan dari masyarakat.

“Perda Inisiatif bisa dari siapa saja, di usul ke fraksi tuk ditawarkan ke fraksi lain. Kalau mekanismenya terpenuhi maka tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan,” bebernya.