Muhammadiyah Simulasi Kebakaran di Kampung Melayu

Makassar, Khittah.co – Lembaga penaggungalangan bencana (LPB) Muhammadiyah melalui kelurahan tanggap bencana melakukan simulasi rencana kontijensi kebakaran di kampung Melayu, kecamatan Wajo, Makassar, Sabtu (27/06). Simulasi ini dilakukan untuk menguji implemetasi rencana garis besar penanganan kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kegiatan ini juga sekaligus sebagai pelaksanaan gladi posko Kelurahan Tanggap

Bencana (Katana) Kelurahan Melayu yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat di wilayah rawan dan memiliki resiko tinggi kebakaran sehingga dampaknya dapat diminimalkan.

Sacara strategis kelurahan Melayu merupakan kawasan padat penduduk yang rawan kebakaran. Simulasi ini melibatkan lebih dari 30 orang yang terdiri fugsionaris kelurahan, RT dan RW, Ranting dan Cabang Muhammadiyah setempat, tokoh pemuda serta kelompok majelis taklim, tim medis rumah sakit

Siti Khadijah, dan berkoordinasi dengan Damkar dan BPBD kota Makassar.

Ketua pengarah simulasi, Budi Santosa mengatakan simulasi kebakaran ini dilakukan dengan melibatkan seluruh komponen siaga bencana dan masyarakat, karena belajar dari kebakaran yang terjadi di kelurahan Pampang beberapa hari yang lalu. “Kita melakukan evaluasi dan segera berkoordinasi serta membangun kesiapsiagaan,” katanya.

“Keterlibatan semua pihak ini kita harapkan agar benar-benar menggambarkan kejadian sebenarnya. Sehingga jika terjadi kebakaran, maka masyarakat dan pihak terkait sudah siap dan sudah tahu apa yang harus dilakukan sehingga risiko bencana betul-betul dapat diminimalkan,” tambah Budi. (kr)

Advertisement