Muktamar IPM Dalam Jaringan

Oleh : Ikhwan Aulia

KHITTAH.CO, OPINI – Tinggal menghitung hari Muktamar IPM akan diselenggarakan. Forum paling bergengsi dimana seluruh kader IPM akan dikumpulkan untuk merumuskan kembali konstruk gerakan organisasi tepatnya tanggal 25 Maret 2021 dengan agenda muktamar ini akan dilaksanakan dimasing-masing wilayah dan berpusat di Purwokerto, Jawa Tengah.

Advertisement

Berbeda dari tahun sebelumnya, dikarenakan pandemi covid-19 mengharuskan muktamar ini hanya bisa dilakukan dalam jaringan (daring). Tentunya ini sangat disayangkan, ada kesedihan dalam diri kami kader IPM khususnya, dan Muhammadiyah umumnya.

Forum sebesar Muktamar yang selain ditujukan sebagai wadah untuk mengkonsep kembali asas gerakan dan ajang beradu gagasan juga merupakan forum pemersatu untuk mengeratkan jalin ukhuwah antar kader tentunya. namun lagi-lagi kondisi menjadikan tujuan mulia ini tidak mampu di tuai secara sempurna.

Dalam pelaksanan muktamar ini ada banyak hal lebih yang perlu di perhatikan oleh penyelenggara. Kegiatan berbasis online akan membuka banyak kemungkinan adanya campur tangan yang tidak di inginkan, adanya sabotase pada jaringan adalah kemungkinan yang perlu dipertimbangkan dan di waspadai oleh pihak penyelenggara. Maka untuk mewanti-wanti hal ini diperlukannya tangan-tangan ahli untuk membackup jalannya kegiatan.

Pelaksanan muktamar ini adalah keharusan untuk diselengrakan dikarenakan umur periodesasi telah melewati umur periode yang seharusnya. Melirik bahwa suksesi sebuah organisasi adalah regenerasi maka kita tidak boleh lagi menunggu waktu. Terlebih nilai plus yang bisa dicapai lewat daring ini adalah setiap wilayah mampu memaksimalkan keterlibatannya, dimana pada tahun-tahun sebelumnya hanya mampu mengutus beberapa perwakilan saja. Ucapnya dengan lugas.

Satu hal yang harus diapresiasi adalah pihak penyelenggara berani mengambil konsekuensi dan menantang zaman. Saya percaya bahwa kondisi atau tantangan adalah pijakan untuk mengupgrade diri lebih baik. Dan itu yang ditunjukkan oleh pihak penyelenggara.

Kami pun optimis kondisi pandemi tidak akan mengurangi subtansi yang ingin dicapai di Muktamar kali ini. melihat suksesnya agenda Rakornas, Milad, dan rapat pleno yang diselenggarakan beberapa waktu lalu.