Muktamar IPM Resmi Ditutup, Ainun Sampaikan Harapan ke Kader se-Sulsel

KHITTAH.CO, GOWA – Muktamar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ke XXII yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) secara Zoom Teleconference Video (Daring) resmi ditutup, Ahad (28/03/2021).

Muktamar tersebut ditutup langsung oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara Daring.

Pimpinan Wilayah (PW) IPM Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Sekretaris Umum, Ainun Nurkhalisah Rosali menuturkan ini sebuah konstribusi besar IPM dalam proses dan upaya memaksimalkan transformasi digital yang sejak pandemi sudah semakin melekat dengan kita smua.

“Tidak hanya tercatat sebagai sejarah belaka tapi ini juga sumbangsi nyata IPM, bahwa siap dan mampu menerima tantangan zaman saat ini yaitu terbatasnya ruang-ruang pertemuan krn kondisi yg tdk memungkinkan,” ungkapnya Sekretaris Umum PW IPM Sulsel saat dihubungi oleh Tim Media IPM Sulsel.

Ditambahkannya Ainun, dari pelaksanaan daring memang solusi yang paling memungkinkan untuk tetap melaksanakan muktamar.

Ainun menambahkan suatu harapan bahwa pertama secara garis besar, IPM Sulsel telah bersama-sama menyalurkan ide dan gagasan untuk pemenuhan dan perbaikan hak-hak pelajar secara luas.

“Kedua, hari ini IPM Sulsel juga turut andil mengirimkan kader-kader terbaiknya untuk bertarung dalam perhelatan terbesar ikatan ini dengan harapan bahwa IPM Sulsel mampu berkarya lebih luas dan memberikan kontribusi nyata,” tambahnya.

“Bukan hanya di Wilayah Sulsel kebanggaan kita tapi juga untuk seluruh pelajar muslim se-Indonesia,” harapnya Ainun ke Tim Media IPM Sulsel.