Nasyiah Silaturahmi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulsel

Makassar– Pimpinan wilayah Nasyiatul Aisyiyah sulsel audiens di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak provinsi SulSel hari ini. Senin, (15/05/2017).

Audiens ini bertujuan untuk memperkenalkan pengurus baru serta program-program kerja Nasyiatul Aisyiyah selama 4 tahun kedepan.

Bersama ketua Nasyiah serta wakil-wakil ketua, Bidang Ekonomi, Sosial Masyarakat, Bidang Dakwah, Infokom, Bidang Organisasi, serta wakil Bendahara turut hadir diaudiensi tersebut.

Disambut oleh Kabid Kualitas Hidup Perempuan, Nur Anti. SE. MT dan Kabid Perlindungan Perempuan, HJ. Sarlin Nur, SE.MM., menyambut hangat rombongan Nasyiah Sulsel serta mendukung penuh segala program kerja yang konsen terhadap ramah perempuan dan anak itu.

“Kami ortom Putri Muhammadiyah, insya Allah akan melaksanakan kegiatan dalam jangka waktu dekat ini, tepatnya pada Tanggal 20 Mei 2017 yaitu Workshop Pendidikan Anti korupsi bekerjasama dengan SPAK serta Aksi Damai Stop kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak dan juga memberi reward terhadap anak pengendara motor yang menggunakan helm. “Insya Allah aksi ini serentak se Indonesia untuk menperingati Milad Nasyiatul Aisyiyah ke 88 tahun”, jelas Ketua Nasyiah Sulsel, Sumarni Susilawti.

Selain itu, Susilawati juga menjelaskan program kerja nasyiah berupa Pelatihan Paralegal, Pembentukan Rumah Aduan Korban kekerasan, Pojok Anak, pelayanan Kesehatan Remaja milik Nasyiatul Aisyiyah (PASHMINA), program Bina Desa, Asosiasi Pengusaha Nasyiatul Aisyiyah (APUNA), Ramadhan Training (RATNA), serta program-program lainnya yang mampu bersinergi bersama Instansi Pemerintah.

“Banyak program yang bisa disenergikan bersama Nasyiatul Aisyiyah kedepannya. Terkhusus menjelang Ramadhan Yaitu Pembekalan Dai’ah untuk disebar berdakwah perihal pola asuh orang tua serta bagaimana menyuarakan three End. Akhiri Kekerasan terhadap perempuan dan Anak, akhiri kesenjangan Ekonomi terhdap Perempuan, akhiri perdagangan Manusia, serta bagaimana Nasyiatul Aisyiyah mampu menjadi pelopor dari peogram Mesjid Ramah anak”, terang Kabid Kualitas Perempuan Prov. Sulsel, Nur Anti.

Selain itu, Sarlin juga sangat berharap kedepan Nasyiah bisa terlibat aktif di beberapa program pemerintah dalam pemberdayaan serta pendampingan perempuan sehingga Nasyiatul Aisyiyah bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mengawal Perempuan perempuan Sulsel. Harapnya di hadapan para pimpinan Nasyiatul SulSel.