ORTOM Muhammadiyah Kembali Turun ke jalan Sikapi Kriminal

KHITAAH.co-Pagi ini (1/3/2016), Organisasi Otonom (ORTOM) Muhammadiyah kembali akan turun ke jalan untuk  menyikapi kasus kriminal begal  yang ada di Makassar dan Gowa.

Suasana saat konsolidasi
Suasana saat konsolidasi

Aksi  kali ini merupakan hasil konsolidasi yang  dilaksanakan di Warung Sarabba 212, Jl. Alauddin Makassar,  Senin kemarin  (29/2).  Konsolidasi tersebut dihadiri oleh  beberapa ORTOM,  diantaranya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah(IMM) Sulsel, Pimpinan Daerah Nasiyatul ‘Aisyiyah (PD-NA) Kota Makassar, dan PC  IMM Kota Makassar.

Beberapa Pimpinan Komisariat (PIKOM) IMM Kota Makassar  juga hadir, di antaranya PIKOM FAI Unismuh , SOSPOL Unismuh, UMI, dan UNM. Pikom-pikom inilah yang akan menjadi massa aksi pagi ini.

Yusnaeny, Aktivis Nasyiatul ‘Aisyiyah  Pimpinan Daerah (NA-PD) Kota Makassar, mengungkapkan bahwa  aparat keamanan ataupun pemerintah harus serius mengawal kasus kriminal ini, khususnya Kota Makassar. “Kita harus kawal ini, turun ke jalan,” tegasnya.

Munawir Mihsan (Ketua Bidang Hikmah DPD IMM Sulsel) berpendapat,  dalam hal ini, legislator juga harus, berperan penting. “Olehnya itu dengan adanya aksi pagi ini  di Kantor DPRD Provinsi, diharapkan anggota DPRD merespons baik aksi ORTOM Muhammadiyah”, harap alumni Sospol Unismuh ini.

Soemitro Emin Praja, Ketua PC IMM Kota Makassar, mengharapkan agar aksi ini akan dimaksimalkan sesuai hasil konsolidasi. Olehnya itu, ketua-ketua PIKOM diharapkan dapat menyolidkan  anggotanya agar aksi  berjalan sesuai dengan yang diharapkan. (Muh. Basri Lampe)