Para Mantan Ketua Muhammadiyah Terima Hadiah Lebaran

 

Dr KH Muh Alwi Uddin, salah satu mantan ketua PWM Sulsel dalam kegiatan Baitul Arqam Februari 2017 lalu.

KHITTAH.CO,Makassar- Para mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel sejak periode pertama, menerima hadiah lebaran dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, pada acara Silaturrahim dan Buka Puasa Bersama, di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh Makassar, Kamis, 08 Juni 2017 kemarin.

Dua mantan Ketua Muhammadiyah Sulsel hadir langsung menerima hadiah lebaran, yaitu KH Nasruddin Razak dan KH Alwi Uddin, sementara mantan Ketua Muhammadiyah Sulsel lainnya, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, diwakili oleh keluarga masing-masing.

Selain kepada para mantan Ketua Muhammadiyah Sulsel, Unismuh Makassar juga memberikan hadiah lebaran kepada para mantan Rektor Unismuh Makassar.

“Ini adalah bentuk perhatian dan partisipasi kami kepada para mantan ketua dan keluarganya, serta kepada mantan rektor dan keluarganya,” kata Rektor Unismuh Dr Abdul Rahman Rahim.

Rektor Unismuh Dr Abdul Rahman Rahim mengatakan acara Silaturrahim dan Buka Puasa Bersama bertujuan lebih mengakrabkan keluarga besar Unismuh Makassar, serta keluarga mantan rektor dan keluarga mantan Ketua Muhammadiyah Sulsel.

“Dengan kesibukan masing-masing, hari ini kita bertemu wajah dan bersalaman-salaman dalam acara silaturrahim,” kata Rahman.

Pada kesempatan tersebut, dia juga mengemukakan bahwa dari puluhan program studi (Prodi) yang dibina Unismuh Makassar saat ini, sudah ada tujuh Prodi yang berhasil meningkat nilai akreditasinya dari Akreditasi C menjadi Akreditasi B.

“Dua di antaranya yang baru beberapa hari lalu mendapatkan nilai Akreditasi B, yaitu Program Studi Pendidikan Dokter dan Program Studi Profesi Dokter,” sebut Rahman.

THR dan Gaji 13

Kepada para dosen dan karyawan, Unismuh memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13. Hadiah THR kepada dosen dan karyawan dalam bentuk voucher senilai satu bulan gaji.

“Angka 13 biasanya dihindari, karena dianggap angka sial, tetapi saya kira tidak ada yang menolak kalau diberi gaji 13. Tadi WR II (Dr Andi Sukri Syamsuri, red) bilang, wah berat itu pak. Saya bilang memang kalau untuk kebaikan biasanya berat,” ungkap Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh Makassar Dr HM Syaiful Saleh.

“Ini ada (beberapa pengurus Majelis Dikti-Litbang) Pimpinan Pusat yang hadir jadi saksi,” kata Syaiful yang langsung disambut tepuk tangan para dosen dan karyawan, karena mereka tak menyangka akan mendapatkan gaji ke-13. (asnawin)