Pelajari Pengobatan Rasulullah, UMPAR dan Lazismu Akan Siapkan Calon Herbalis daan Terapis Muda

ADVERTISEMENT

KHITTAH.co, Parepare– Dalam rangka milad Kota Parepare ke 108, Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) kembali menggelar Pengkajian Thibbun Nabawi atau Pengobatan Ala Nabi saw., Sabtu 8 Desember 2017, di Masjid Darul Ilmi Kampus UMPAR.

Kegiatan ini dihadiri ratusan orang yang terdiri dari para Dosen, Karyawan, Mahasiswa UMPAR, dan masyarakat sekitar.  Secara khusus, Rektor Umpar Prof Dr.H.Muhammad Siri Dangnga, turut hadir sebagai peserta.

Ia berharap, melalui kegiatan pengajian ini, kita bisa mengenal dan memahami bahwa Rasulullah itu bukan hanya teladan dalam hal Ibadah, tetapi juga dalam hal pengobatan.

“Cara menjaga kesehatan, Nabi telah mencontohkan. Kesehatan ini sangat urgen karena kita bisa melakukan banyak hal, baik ibadah dan tugas pribadi dan organisasi kalau kita sehat,” kata Prof Siri, sapaan akrabnya.

Kegiatan ini terlaksana, Lazismu Kota Parepare bekerjasama dengan LP2IK Umpar dan PC IMM Kota Parepare menginisiasi pengajian ini dengan maksud untuk mengkaji lebih mendalam prikehidupan Rasul sebagai Uswah Hasanah.

Sekretaris Lazismu Kota Parepare, Saiful Amir, mengungkapkan, tidak hanya dalam aspek akidah dan ibadah tetapi ternyata Rasul itu adalah dokter hebat yang telah mengajari pola hidup sehat, cara terapi yang benar, dan murah yang sesuai Sunnah.

“Hal ini perlu dikampanyekan kembali karena saat ini nyaris dilupakan Ummat Islam, sehingga kita ini lebih percaya kepada pengobatan yang dikembangkan oleh barat dengan penggunaan obat kimiawi dibandingkan dengan Thibbun Nabawi ini,” imbuh Saiful.

Selain itu, ungkap Saiful melalui pengajian ini, Lazismu akan merekrut calon herbalis dan terapis muda yang akan dilatih secara khusus. Sehingga herbalis dan terapis ini bisa membantu warga dan umat yang sakit.

“Tahap pertama kita akan merekrut 20 orang dari para mahasiswa dan diberikan modal usaha oleh Lazismu untuk melahirkan entrepreneur muda khususnya penggiat Thibbun Nabawi,” beber Saiful.

Karno, S.E. selaku narasumber terapis/herbalis menyampaikan Rasulullah merupakan manusia paling sehat di dunia.

“Kalau mau melihat dan memcontoh sosok manusia yang paling sehat di dunia ini adalah Rasulullah Muhammad Saw. Beliau sampai usia 63 tahun tidak pernah menderita sakit,” ungkap Karno.

Lanjut Karno, semua jenis dan cara mendiagnosis, mengobati, dan menyembuhkan penyakit bisa dilakukan dengan mudah dan murah.

“Melalui anggota badan kita, khususnya melalui telapak tangan, lidah, dan mata, insya Allah tidak ada penyakit kecuali Allah telah menyiapkan obatnya,” tutup Karno.

Di akhir sesi, hadirin dan peserta lansung mengikuti pemeriksaan dan konsultasi kesehatan dengan gratis.

Mahasiswa Perbankan Syariah Umpar, Nurazatul Asmira, mengungkapkan syukurnya atas pelaksanaan kegiatan ini.

“Alhamdulillah, kita senang dapat ilmu baru, terimakasih Lazismu telah memfasilitasi,” ujar Nurazatul.