Pelantikan Komisariat IMM se-UNM, Rektor: Muhammadiyahkan UNM

ADVERTISEMENT

KHITTAH.CO, MAKASSAR – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Makassar resmi melantik Badan Pengurus Harian (BPH) IMM Universitas Negeri Makassar (UNM) Periode 2020-2021 di Ruang Ballroom D Pinisi pada Jumat (16/10). Hadir dan menjadi saksi atas pelantikan, Rektor UNM Prof. Dr. H. Husain Syam, M.T.P.

Dalam sambutannya, Ia menantang pengurus baru untuk segera memekarkan komisariat IMM yang berjumlah enam menjadi sembilan, di setiap fakultas.

Tidak hanya itu, Rektor juga menyilakan kepada IMM untuk segera me- Muhammadiyahkan kampus orange itu.

“Saya selalu menjadi bagian pelantikan, tapi yang paling rapi adalah IMM. Untuk itu saya membuka ruang untuk IMM. Ananda semua harus segara me-Muhammadiyahkan UNM. Segera cari kader setiap fakultas agar merata. IMM harus ada setiap fakultas. Apalagi organisasi Islamiyah seperti Muhammadiyah ini, harus besar lah di UNM.” tegasnya.

Sementara itu, dihadapan 112 orang BPH yang resmi dilantik dan hadirin dari IMM se-Kota Makassar, Adrian Al Fatih selaku Ketua Umum PC IMM Kota Makassar mengingatkan, bahwa pergerakan IMM tidak akan lari dari tiga kompetensi yang menjadi ujung tombak pergerakan.

“Tiga kompetensi IMM itu ada tiga, yang pertama Religiusitas, kedua Intektualitas, dan yang ketiga yaitu Humanitas. Apabila ketiga kompetensi IMM itu sudah melekat dalam diri kader, maka saya yakin dan saya berani menjamin bahwa tidak akan ada lagi mahasiswa yang berkelahi fisik tapi akan selalu ada perkelahian nalar dan ide-ide dari mahasiswa.” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Komisariat IMM FIP UNM yang baru saja dilantik, Eko Setiawan, berharap di pelantikan kali ini melahirkan Badan Pimpinan Harian (BPH) yang dapat saling bersinergi di IMM UNM.

“Saya berharap kepada teman-teman seperjuangan semua untuk tetap saling bersinergi dalam lingkaran Merah Maroon ini. Secara kuantitas memang kita dapat dihitung jari, tapi kualitas harus seluas bumi. Apatah lagi kita telah bersumpah di depan Ayahanda, dan kitab suci. Abadilah perjuangan kami, Billahi Fii Sabilil Haq Fastabiqul Khaerat.” harapnya.

Reporter : Adim Majid