Pemuda Muhammadiyah Makassar Terus Gencarkan Program Tanam Pohon

tanam pp
Pemuda Muhammadiyah Makassar gencarkan tanam pohon di sejumlah sekolah di kota Makassar, Sabtu (20/02).

KHITTAH.co– Program Pemuda Muhammadiyah (PDPM) kota Makassar untuk menanam 1.000 pohon atau re-green secara bertahap di sejumlah titik di wilayah Kota Makassar sebagai bagian dukungan menciptakan penghijauan dan ruang terbuka hijau terus berlanjut.

Dibawah koordinator Bidang Lingkungan Hidup Kota PD PM Makassar, penanaman pohon tahap awal di sekolah-sekolah se-kota Makassar, kali ini dilakukan di lingkungan SMA Muhammadiyah 7 dan SMP Muhammadiyah 6 Makassar, Sabtu (20/02).

Ketua Bidang Lingkungan Hidup PDPM Makassar, Nasrul Haq menuturkan program re-green pemuda Muhammadiyah akan terus dilakukan setiap pekannya.

Ia menambahkan, melalui gerakan tanam pohon yang dilakukan pemuda muhammadiyah spiritnya juga dapat menular ke masyarakat secara umum.

“Harus terbangun kesadaran tanam pohon sebagai misi untuk menjaga kelestarian, menjaga Bumi kita,” cetusnya.

“Misi kami adalah bertasbiqul khaerat dengan beragam cara, termasuk dengan tanam pohon sebagai sesuatu dengan manfaat panjang dan bernilai untuk kelestarian lingkungan. Maka melalui bidang lingkungan hidup PD PM Kota Makassar, kita tunjukkan ke publik berbagi spirit untuk jua dapat melakukannya di lain tempat dan kesempatan,” timpal ketua umum PDPM Makassar, Muhammad Sabri.

Sementara itu, Ismail, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 7 Makassar, mengaku menyambut baik program hijau PDPM, kali ini dilaksnakan di sekolahnya.

Menurut dia, kegiatan bermanfaat seperti ini bukan hanya positif untuk sekolah, tapi juga sangat membantu masyarakat sekitar dan juga para pengajar di sekolah. “Dengan adanya penanaman pohon ini setidaknya pekarangan sekolah dapat menjadi hidup, hijau dari dan menyejukkan untuk aktivitas belajar nantinya.”

Ismail juga menyampaikan apresiasinya terhadap PDPM Makassar. “Semoga pohon ini bisa mengikuti jejak PM dengan tumbuh dan berkembang untuk berbuat bagi sesama, bagi masyarakat. Saya kira ini bagian dari prestasi PDPM Makassar yang perlu tetap dijaga dan dipertahankan,” tambahnya.