Penamatan Santri, Alumni Pontren Darul Arqam Gombara Terbukti Kualitasnya

KHITTAH.co, Makassar- Pondok Pesantren (Pontren) Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Wilayah Sulawesi Selatan menggelar penamatan santri, Sabtu, 21 Mei 2022.

Penamatan delapan puluh dua santri yang dilakukan di Lapangan Pontren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara ini sekaligus memperingati Milad ke 45 pondok pesantren ini.

Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sulsel, K.H. Mawardi Pewangi mengungkapkan, alumni-alumni Pontren Darul Arqam Gombara telah terbukti kualitasnya.

“Sewaktu menghadiri wisuda Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) PP Muhammadiyah, ternyata, tiga wisudawan terbaik merupakan alumni Darul Arqam Gombara. Luar biasa ini,” ungkap Mawardi.

Koordinator LPPPM dan Majelis Dikdasmen PWM Sulsel ini melanjutkan, dirinya juga pernah menemukan satu alumni Gombara yang menjadi imam rawatib Masjid A.R. Fakhruddin Kampus UM Malang.

“Beberapa waktu lalu, ada orang tua alumni Gombara yang menemui saya. Ia berharap, anaknya yang kuliah Kedokteran di China bisa co-ass di Makassar atas fasilitas dari FK Unismuh. Ini baru satu contoh alumni Gombara yang kuliah di luar negeri,” kata Mawardi.

Mudir Pontren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, Dr Ir Syaiful Saleh juga melaporkan bahwa alumni-alumni pontren yang ia pimpin bahkan ada yang lulus untuk kuliah di Yaman.

“Saya sudah berpesan kepada ananda kita yang lulus di Yaman untuk tetap selalu hati-hati. Karena di sana, belum kondusif betul. Semoga setelah Ananda tiba di sana, kondisinya sudah membaik,” ungkap Saiful.

Tidak hanya itu, dengan menyampaikan rasa bangganya, Saiful juga menyebut bahwa alumni Gombara tahun ini juga sudah ada yang lulus di Universitas Ankara, Turki.

“Luar biasa bangganya saya. Ini karena saya sudah cek-cek di Google, ternyata Universitas Ankaara itu adalah universitas terbaik kedua di Turki. Dan ada anak-anak kita di sini yang lulus Kedokteran dan Hubungan Internasional. Masya Allah,” ungkap Mudir dengan mata berkaca-kaca.

Berdasarkan penelusuran, alumni yang diterima di perguruan tinggi luar negeri sebanyak 2 orang di Mesir, 2 orang di Madinah, 2 orang di Turki, Afrika, dan Cina. Sejumlah alumni juga telah terkonfirmasi lulus untuk jalur undangan perguruan tinggi dalam negeri.

Selanjutnya, Saiful Saleh juga menegaskan bahwa saat ini, pontren yang berdiri sejak 1971 ini memang sedang dalam proses pengembangan.

Para santri baru, kata Saiful, sebelum memasuki kehidupan pondok akan melewati fase persiapan selama tiga bulan untuk dilatih berkomunikasi bahasa Arab dan Inggris.

Tidak hanya itu, proses dibawah koordinasi Wakil Mudir I tersebut akan menekankan pembekalan kemampuan baca-tulis Alquran dan praktik ibadah.

Kemajuan Pontren Darul Arqam juga diakui oleh Kasi PD Pontren Kementerian Agama Kota Makassar. Ia menyampaikan, dua tahun belakangan ini, pihaknya memerhatikan peningkatan sumber daya manusia yang terjadi di pesantren Muhammadiyah tertua Sulsel ini.

“Saya mau mempersaksikan bahwa dua tahun terakhir, kami menyaksikan perkembangan Darul Arqam ini meningkat kualitas SDM dan pembangunan infrastrukturnya. Kami juga mendapat informasi dua ananda kita lulus di kepolisian karena tahfidz 30 juz.”

Dalam acara Penamatan Santri Pondok Pesantren (Pontren) Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Wilayah Sulawesi Selatan ini juga diberikan penghargaan kepada dua santri lulusan terbaik.

Mereka adalah Mu’adzah Herman yang telah menghapal 30 juz Quran dan Khaerani Iqbal yang menghapal 6 juz.

(Fikar)