PERMAHI DPC Makassar Lahirkan Kader Militan

Suasana Forum saat Prof. Juajir (tengah) membawakan materinya
Suasana Forum saat Prof. Juajir (Guru Besar FH UNHAS) membawakan materinya

KHITTAH.co- Makassar Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) mengelar Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) ke IX di Hotel Universitas Indonesia Timur (UIT) Jl. Abd. Kadir Makassar, Jumat-ahad (27-29).

Selain itu kegiatan ini diikuti 26 peserta dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) khususnya Fakultas Hukum antaranya Universitas Islam Negri (UIN), Univeraitas Muslim Indonesia (UMI), Universitas Hasanuddin (UNHAS), dan Universitas Bosowa (Unibos). Dengan mengankat tema “Menciptakan kader profesi hukum yang profesional dan berintegritas”.

Ketua panitia Wawan, menjelaskan terkait tema yang diangkat bahwa kaderisasi sangat diperlukan tentang penguatan kedesiplinan ilmu yang ia peroleh di bangku kulliah. Olehnya itu dia harapkan pada pengurus terhadap calon anggota baru bisa mengawal kader dan tetap melaksanankan kajian rutin tentang hukum, jelasnya.

Peserta brsama pengurus sangat serius mengikuti materi Prof. Juajir Sumardi.
Peserta brsama pengurus sangat serius mengikuti materi Prof. Juajir Sumardi.

Ketua Umum PERMAHI Reza Patryanto Yunus, yang biasa disapa Baso mengatakan bahwa MAPERCA ke IX ini bisa menjadi laboratorium hukum atau wadah untuk meraih profesi hukum. Dia mengharapkan ke MAPERCA ke IX melahirkan kader yang berintegritas dan bisa menjadikan PERMAHI sebagai tempat untuk meraih motto PERMAHI yaitu “Persatuan Persaudaraan dan Prestasi” terang alumni UMI.

Sementara itu Direktur Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) PERMAHI Andi Firmansyah juga balon DPP PERMAHI periode 2016-2018 menambahkan bahwa PERMAHI kedepannya lebih aktif mensosialisasikan dipermukaan masyarakat bukan hanya di PT tapi perlu secara global. Selain itu dia harapkan pada MAPERCA angkatan ke IX bisa menjadi kader emas aliyas spesialis artinya bahwa terus aktif di PERMAHI. “Karena keaktifannyalah bisa membangun PERMAHI jauh lebih baik dari sebelumnaya dan menciptakan kader profesional di bidang hukum,” tutup putra Bulukumba itu.

Muh. Basri Lampe