Resmi Dilantik, Aisyiyah Sulsel Ingin Fokus Cerdaskan dan Tingkatkan Martabat Kaum Perempuan

PWA Dilantik
PImpinan Wilayah Aisyiyah Sulsel foto bersama Ketua umum PP Aisyiyah, PWM Sulsel, dan beberapa tamu undangan sesaat dilantik secara resmi di Gedung Serbaguna Aisyiyah, Selasa (08/03/2016) Foto : khittah.co
ADVERTISEMENT

KHITTAH.co– Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Selawesi Selatan periode 2015-2020 secara resmi dilantik oleh Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah, Nurjannah Djohantini, di Gedung Serbaguna Aisyiyah, Jl Jend M Yusuf No 93, Makassar, Selasa (08/03).

Hadir dalam pelantikan tersebut, Sekretaris Umum PP Aisyiyah, Dyah Siti Nuraini, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, Prof Ambo Asse, Wakil Ketua PWM, Syaiful Saleh, Perwakilan Gubernur Sulsel, Ketua Muslimat NU, Dr A Majdah Agus, Sesepuh Aisyiyah Sulsel, Rahmijah Kaduppa, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) se Sulsel, ortom putri Muhammadiyah serta ratusan undangan yang memadati gedung gedung tersebut.

Dalam pidato iftitahnya, Ketua PW Aisyiyah Sulsel, Nurhayati Azis, yang memimpin Aisyiyah untuk periode kedua menegaskan ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Muslim untuk mencerahkan Bangsa. “Sejatinya gerakan ini telah berusia lebih dari satu abad, tentu di usia yang setua ini, seyogyanya segenap pimpinan, anggota dan aktifis ‘Aisyiyah maupun angkatan mudanya, menjadi contoh dan teladan dalam segala hal,  tertib organisasi, militansi gerakan serta kepekaan sosial yang tinggi terhadap kehidupan sosial dilingkungannya,” katanya.

Ia melanjutkan, ‘Aisyiyah sebagai Organisasi otonom khusus Muhammadiyah, untuk semakin memfokuskan aktifitasnya dalam mencerdaskan dan meningkatkan harkat dan martabat kaum perempuan dan anak, hal itu dalam rangka pembangunan kualitas manusia yang berkemajuan. “Karena bangsa yang maju, cerdas dan berkualitas, hanya lahir dari rahim dan bimbingan yang tulus dan penuh kasih sayang dari kaum perempuan yang mempuyai visi masa depan yang hebat. Para aktifis ‘Aisyiyah diharapkan berada pada posisi strategis itu,” pintanya.

Selain itu, melalui kesempatan tersebut, ia juga mengutarakan harapannya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai mitra ‘Aisyiyah dalam pembangunan Sumber Daya Manusia dan Pelayanan Sosial. “Kami berharap pak gubernur kiranya memperhatikan dan mengalokasikan APBD untuk Ormas khususnya ‘Aisyiyah, yang jasa dan perjuangannya dalam mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia,” tambah dosen di Universitas Muslim Indonesia ini.

Ia pun tak lupa pula mengigatkan kepada internalnya, Pengurus dan Anggota ‘Aisyiyah. “Sesungguhnya menjadi Pemimpin dan Ketua Organisasi sebesar ‘Aisyiyah tidak terlepas dari Takdir Allah SWT, yang lahir dari kerja keras dan amanah yang dipercayakan anggota dan ummat kepada kita semua,” tandsanya.

Oleh sebab itu, pesan Nurhayati, semua pimpinan yang telah diberi amanah , khususnya PW Aisyiyah Sulsel yang baru agar menunjukkan tanggungjawab dengan bekerja lebih keras dan cerdas, dengan mengoperasionalkan segenap keputusan dan program organisasi untuk ummat. “Bukan zamannya lagi kita terlalu banyak berteori, berargumentasi bahkan berapologi yang menghabiskan energi kreatif kita. Segenap anggota dan ummat membutuhkan Realisasi Program bukan Teori yang muluk-muluk !!”tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP Aisyiyah, Nurjannah Djohantini, menegaskan visi gerakan dakwah pencerahan Aisyiyah. Ia mengemukakan, bahwa Aisyiyah sejak kehadirannya telah menegaskan diri sebagai organisasi perempuan modern dengan orientasi pembebasan dan berkemajuan.  “Tugas Aisyiyah adalah membebaskan kaum perempuan dari kebodohan, ketidaktahuan, ketidakadilan, dan diskriminasi, oleh karena itu dengan orientasi tersebut Aisyiyah selalu hadir untuk memberdayakan, sehingga dengan segala hal itu saya kira tidak ada alasan untuk tidak mengakui Aisyiyah,” katanya.