STKIP PI Makassar Gelar Webinar UMKM di Masa Pandemi Corona


KHITTAH.CO, MAKASSAR– Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP Pembangunan Indonesia melaksanakan Webinar dengan tema “Peran Perguruan Tinggi terhadap UMKM di Masa Pandemi”, Jumat, 12 Juni 2020.

Webinar ini menghadirkan Abdul Malik Faisal selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Owner Markisa Daeng yakni Asdaryanto.

Selain itu hadir pula pemateri dari kalangan akademisi yakni Aris Baharuddin selaku Dosen UNM dan Husain AS selaku Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STKIP Pembangunan Indonesia.

Webinar ini diikuti oleh 1.173 peserta via aplikasi ZOOM meeting dan youtube.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Malik Faisal mengatakan peran perguruan tinggi saat ini sangat penting. Perguruan tinggi diharapkan mampu berlomba menemukan pemikiran intelektual, strategi dan inovasi agar UMKM mampu bertahan di tengah pandemi.

Sementara itu, menurut Asdaryanto mengatakan, agar UMKM bertahan di tengah pandemi harus mampu melihat nilai jual produk tersebut.

Bagaimana produk itu bermanfaat untuk meningkatkan imun tubuh, menangkis vius, dan mempercepat penyembuhan. Selain itu proses penjualan dengan metode yang lebih mudah sangat membantu.

Sedangkan dari kalangan akademisi, Aris Baharuddin mengatakan bahwa peluang UMKM di tengah pandemi yang paling tinggi adalah industri makanan dan produk kesehatan.

Oleh itu peran pergurun tinggi untuk terus mendorong dan mendukung mahasiswa untuk melihat peluang tersebut di tenah pandemic. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan UMKM pun sangat sangat dibutuhkan agar tercipta inovasi-inovasi baru.

Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STKIP Pembangunan Indonesia, Husain AS mengatakan peran Perguruan Tinggi sangatlah penting dalam perkembangan masyarakat.

Wujud nyata dari dukungan perguruan tinggi terhadap UMKM adalah adanya pembelajaran secara teori melalui mata kuliah kewirausahaan.

Lebih lanjut, Ketua STKIP Pembangunan Indonesia, Muhammad Yunus mengatakan Webinar ini dilaksanakan agar arus informasi terus berlanjut di tengah pandemi. “Insya Allah kegiatan seperti ini akan kami lanjutkan” ujarnya.(Reza)