TDL Mahal, DPP IMM Desak Pemerintah Berpihak Pada Rakyat

Foto DPP IMM  Konferensi Pers beberapa waktu lalu. (ist)

KHITTAH.CO- Naiknya tarif dasar listrik menjadi suatu malapetaka yang meresahkan masyarakat, karena listrik merupakan kebutuhan pokok yang sangat mempengaruhi produktivitas masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pemerintah harusnya hadir dalam memenuhi hak kesejahteraan rakyat. Demikian disampaikan Ketua Bidang Hikmah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Muhammad Solihin, kepada Khittah, Jum’at (7/7/2017).

Menurut Solihin, upaya pemerintah untuk menurunkan tarif dasar listrik secara bertahap sebanyak 5% memang menjadi angin segar bagi masyarakat, dan itu harus dipenuhi oleh pemerintah. Begitupun upaya menjadikan indonesia sebagai pemilik tarif dasar listrik termurah di dunia akan menjadi kebijakan yang akan dikawal oleh DPP IMM.

Tarif dasar listrik (TDL) memang naik drastis beberapa bulan ini dan sangat menyodot perhatian masyarakat. Naiknya tarif listrik saat ini karena dipengaruhi oleh biaya produksi yang berjenis Bahan Bakar Minyak, sehingga kata Solihin, BBM juga perlu menjadi fokus perhatian pemerintah.

“Jenis pembangkit yang ada sekarang masih bertumpu pada PLTA karena biaya pokok produksinya paling murah. Pembangkit listrik tenaga uap batubara memproduksi 50 persen dari total produksi listrik,” jelas Solihin.

Oleh karena itu, kata dia DPP IMM mendesak Komisi 7 DPR RI agar terus fokus untuk mengawal ketersediaan listrik murah karena saat ini TDL sangat meresahkan masyarakat. “Seluruh kader IMM di 34 propinsi dan beberapa cabang istimewa di luar negeri akan terus memantau dan mengawal langsung hal ini,” janji Solihin.