Unismuh Makassar Jalin Kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango Gorontalo

Unismuh Makassar Jalin Kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango Gorontalo
ADVERTISEMENT

KHITTAH.CO, MAKASSAR – Komitmen Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar Prof Ambo Asse untuk terus menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak terus ditingkatkan. Salah satunya, Kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gonrontalo.

Hal itu diungkapkan Wakil Rektor I Unismuh Dr. Abd. Rakhim Nanda saat ditemui di tengah rapat pengusulan pendirian Prodi S3 Unismuh Makassar, di Lantai 17 Gedung Menara Iqra Unismuh Makassar, Selasa (22/9/2020).

Penandatanganan Nota Kerjasama (Memorandum of Understanding) digelar saat Pembukaan Sidang Senat Luar Biasa dalam rangka Pengukuhan Mahasiswa Baru Unismuh Makassar, di Balai Sidang Unismuh, kemarin Senin (21/9/2020). MoU ditandatangani Rektor Unismuh Makassar dan Asisten III Pemkab Bone Bolango Iwan Mustafa.

Model Kerjasama yang akan berlangsung selama lima tahun ini, dalam bentuk pemberian beasiswa bagi mahasiswa asal Bone Bolango yang lulus di Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar. “Tahun ini, ada dua mahasiswa asal Bone Bolango yang diterima di Fakultas Kedokteran Unismuh. Kita berharap tahun-tahun mendatang bisa lebih bertambah” kata Rakhim Nanda.

Mantan Dekan Fakultas Teknis Unismuh ini menambahkan bahwa Unismuh Makassar berterima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Bone Bolango yang mempercayakan Unismuh sebagai mitra dalam pengembangan SDM di daerah tersebut.

“Tentu sebagai bentuk komitmen, Unismuh akan memantau perkembangan akademik mahasiswa yang menerima bantuan beasiswa tersebut,” ungkap perah gelar Doktor dalam bidang Teknik Sipil dari Universitas Hasanuddin ini.

Rakhim menambahkan, pilihan beasiswa kuliah di Unismuh semakin terbuka lebar. Selain mengupayakan beasiswa dari Pemerintah Daerah asal calon mahasiswa, mereka juga dapat memanfaatkan beasiswa yang disiapkan Unismuh Makassar.

“Mulai tahun ini, kami buka 3 jalur beasiswa. Pertama beasiswa prestasi akademik. Kedua, beasiswa penghafal Quran. Ketiga, beasiswa kader IPM. Itu yang dari pihak Unismuh. Belum lagi beasiswa dari Kemendikbud, seperti Bidikmisi dan lainnya,” ujar Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah ini.

Sementara itu, Wakil Rektor II Unismuh Dr. Andi Syukri Samsuri menambahkan bahwa pengembangan Kerjasama dengan Pemerintah Daerah adalah salah satu dari 10 strategi pengembangan kampus yang telah dicanangkan Rektor Unismuh Makassar Prof Ambo Asse.

“Ke depan, kami akan lebih proaktif menggandeng Pemerintah Daerah untuk mengembangkan SDM di daerah sesuai dengan program studi yang kami bina di Unismuh Makassar,” ungkap Mantan Dekan FKIP Unismuh Makassar ini.

“Unismuh tentu saja harus menjadi lembaga yang turut berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. SDM yang kami miliki dari berbagai disiplin ilmu siap berkolborasi dengan berbagai pihak, baik di bidang penelitian maupun pengabdian pada masyarakat,” tutup Sekretaris Pengurus Pusat Kesatuan Masyarakat Wajo ini.