Yuk, Lihat 25 Kata Baru dan Unik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

KHITTAH.CO- Bahasa Indonesia telah diproklamirkan sebagai bahasa Nusantara sejak tahun 1928. Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa pengantar pendidikan selanjutnya terus berkembang baik dengan ejaan, dialek, kata serapan hingga ragam kosa-kata baru yang unik-unik.

Barangkali kita pernah mendengar kata Gawai atau Berandang? Kata-kata tersebut adalah kata-kata baru di Bahasa Indonesia, ia muncul bersamaan dengan era teknologi saat ini. Kata-kata tersebut digunakan untuk menggantikan kebiasaan kita menggunakan Bahasa Inggris.

Masih ada banyak kata yang terlalu baru dan unik bermunculan dalam KBBI. Berikut ini tersaji beberapa kata baru yang jarang digunakan dengan makna dan contohnya.

  • Berandang

Tampak dengan jelas; mudah terlihat (karena tidak ada yang menutupi atau melindungi).

Contoh: Kecantikannya berandang tanpa menggunakan riasan wajah.

  • Biras

Pertalian persaudaraan antara dua orang karena kawin dengan du orang yang bersaudara.

Contoh: Saya berbiras dengan Mahfud, karena kakak saya menikah dengan adiknya Mahfud.

  • Gahar

Menggosok kuat-kuat.

Contoh: Begini-begini, tulisanku pernah dimuat di Koran Kampus yang terkenal gahar pada tahun 2000-an.

  • Galat

Kekeliruan; kesalahan; cacat.

Contoh: Komputer yang ia gunakan galat.

  • Gegana

Udara, awan, yang menimbulkan suara keras atau ledakan (halilintar, dinamit, granat, dan sebagainya).

Contoh: Tim Gegana memberikan peringatan dengan menembakkan senjata.

  • Inkrah

Berkekuatan hukum tetap.

Contoh: kasus pencurian dua ekor ayam itu telah inkrah, sehingga ia dijatuhi hukuman dua tahun penjara.

  • Kalayang

Kereta api layang; moda transfortasi antarterminal berbaris kereta yang dikendalikan secara otomatis dan tanpa masinis.

Contoh: Lima tahun mendatang, bandara Sultan Hasanuddin sudah mulai mengoperasikan kalayang untuk memastikan kecepatan waktu kedatangan dan kepulangan penumpang.

  • Kelesa

Malas melakukan sesuatu.

Contoh: Kamu kerja duluan saja, aku masih kelesa.

  • Keluku

Istilah computer yang bermakna ‘gambar dengan ukuran lebih kecil daripada ukuran aslinya yang ditampilkan pada monitor untuk menghemat ruang’.

Contoh: Tautan artikel yang dilengkapi dengan keluku akan membuat tampilan laman lebih menarik.

  • Lasak

Selalu ingin bergerak; tidak dapat tenang (diam); selalu ingin mengerjakan sesuatu.

Contoh: Anak kecil itu sangat lasak, ia hanya bisa diam saat tertidur.

  • Lini masa

Gambaran peristiwa penting secara linear dalam subjek tertentu, ditampilkan dalam urutan kronologis.

Contoh: Pengguna facebook kini bisa mengatur status-status yang ingin dilihatnya di lini masa.

  • Mengernyit

Kerutan pada alis atau dahi.

Contoh: Saat mendengarkan penjelasan narasumber, Pak Mustafa mengernyitkan dahinya.

  • Menjura

Membungkuk dengan menangkupkan kedua tangan (dengan maksud menghormat)

Contoh: Untuk permainan apik kedua pemeran film ini saya menjura dalam-dalam.

  • Meramban

Membaca dan meninjau dengan cepat berkas yang diakses melalui gawai yang terhubung dengan internet.

Contoh: Masyarakat dapat dengan mudah meramban berbagai informasi melalui internet.

  • Mezanin

Tingkat bangunan beratap rendah yang terletak menjorok di antara dua tingkat sebuah gedung (biasanya antara laintai dua dan tiga).

Contoh: Insiden robohnya mezanin Gedung B masih meninggalkan trauma bagi sebagian korban.

  • Narahubung

Orang yang bertugas sebagai penghubung dan penyedia informasi untuk pihak luar, biasanya dalam kegiatan seminar. Konferensi, dan sebagainya.

Contoh: Untuk informasi kepesertaan silakan hubungi narahubung kami Saudara Arham, melalui nomor telepon 0411.

  • Nomine

Orang yang dicalonkan (diunggulkan)

Contoh: Dalam setiap gelaran Piala Dunia, nomine pemain terbaik selalu didominasi oleh pemain dari Eropa.

  • Peladen

Komputer dalam jejaring yang berfungsi sebagai penyedia layanan ke komputer lain.

Contoh; Salah satu fungsi computer peladen ialah sebagai tempat peyimpangan data-data yang dapat diakses oleh computer-komputer klien yang terhubung.

  • Pengemplang

Orang yang mengemplang. Peminjam uang tapi tidak membayar kembali.

Contoh: Pipi si pengemplang  itu berubah kebiruan setelah didampar pemberi pinjaman yang kesal.

  • Pongah

Sangat sombong atau angkuh (baik tentang perbuatan maupun tentang perkataan); congkak.

Contoh: Lukman tetap menikahinya walaupun kekasihnya memiliki sifat pongah.

  • Selasar

Serambi atau beranda (ada yang tidak beratap)

Contoh: robohnya selasar pada gedung itu menyebabkan banyak korban luka-luka.

  • Tagar

Akronim dari tanda pagar yang digunakan sebagai tanda untuk merujuk pada topik sebuah kiriman status dalam jejaring sosial

Contoh: Warganet meramaikan media sosial dengan tagar #2019gantipresiden

  • Tempeh

Uang yang dibayarkan lebih dulu (untuk panjar, pembeli barang, upah, dan sebagainya); persekot; uang muka.

Contoh: Motor tersebut dapat dicicil dengan membayar tempeh sebesar satu juta rupiah.

  • Tengil

Menyebalkan (tentang sikap dan kelakuan)

Contoh: Meskipun kadang tengil, Agus selalu merindukan Sari, apalagi cerewetnya.

  • Tulat

Hari sesudah lusa (tiga hari setelah hari ini)

Contoh: Bapak sedang ke luar daerah, mungkin baru bisa ditemui tulat.