Bupati Lutim Letakkan Batu Pertama Institut Sains dan Teknologi Muhammadiyah

KHITTAH.CO, LUWU TIMUR – Peletakan Batu Pertama pembangunan Gedung Institut Sains dan Teknologi Muhammadiyah dilakukan Bupati Luwu Timur Budiman, bersama Pimpinan Muhammadiyah Provinsi Sulawesi Selatan di Desa Wewangriu Kecamatan Malili, Sabtu 12 Februari 2022.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Institut Sains dan Teknologi Muhammadiyah turut dihadiri Ketua DPRD Luwu Timur (Lutim) Arifin, Wakil Ketua II DPRD Lutim Usman Sadik , dan Anggota DPRD Supriyanto dan Andi Surono.

Perguruan Tinggi ini akan dibangun di Lutim berkat keikhlasan hati Ir H Nasrun Makasau yang menghibahkan lahannya seluas Satu Hektar untuk dijadikan Perguruan Tinggi.

Bupati Luwu Timur Budiman, mengapresiasi Muhammadiyah yang ikut membantu menyediakan fasilitas pendidikan di Luwu Timur.

“Kami paham sebenarnya itu tugas pemerintah, tapi pemerintah juga punya keterbatasan. Apalagi jika mau bangun Perguruan Tinggi. Tentu banyak faktor yang di pertimbangkan,” ungkap Budiman

Pertama tidak punya kewenangan, kemudian Sumber Daya Manusia terbatas, keuangan daerah juga terbatas. APBD Lutim hanya Rp1,5 triliun.

Meski APBD rendah, Lutim bisa melaksanakan program sangat strategis yang pro rakyat. Luwu Timur saat ini punya program Rp1 Miliar Satu Desa, tidak ada daerah di Sulawesi Selatan ini yang punya program seperti Luwu Timur ini, ada beasiswa untuk mahasiswa.

Ditengah keterbatasan APBD tersebut, Pemkab Lutim juga buat program Satu Kamar Satu Pasien, menyediakan kendaraan untuk mengantar pasien yang usai menjalani rawat inap di RS dan masih banyak lagi program lainnya yang berpihak pada masyarakat.

Lanjut Budiman, Kenapa Lutim bisa membuat program spektakuler ini, karena belanja pegawai Lutim lebih rendah ketimbang belanja publik.

“Perbandingannya 45 persen belanja Pegawai 55 Persen Belanja Publik. ”Kami bersama DPRD Lutim terus menjaga postur APBD ini agar belanja publik itu tetap tinggi,” ujar Budiman.

Bupati berharap keberadaan Institut Sains dan Teknologi Muhamnadiyah Luwu Timur ini bisa memberikan daya saing Lutim di bidang Pendidikan. Utamanya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Saat ini IPM Luwu Timur nomor 4 di Sulsel, dengan kehadiran Perguruan Tinggi ini bisa jadi Lutim sudah bisa melampaui Palopo, dan Pare -Pare.

Sebagai Bupati Budiman mengaku akan terus mendorong Kebijakan Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi sehingga daerah ini menjadi daerah yang maju dan berkembang.

Terakhir saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Ir. H . Nasrun Makasau. Tidak banyak dan tidak gampang ada orang mau menghibahkan tanahnya untuk kemaslahatan umat. Persoalan tanah ini selisih satu meter saja orang bersaudara bisa jadi bermusuhan.

“Hari ini Pak Nasrun Makasau malah menghibahkan tanahnya seluas satu hektar untuk pembangunan Kampus IST Muhammadiyah Lutim. Sungguh satu keikhlasan yang tidak bisa diukur. Terimakasih Pak. Semoga ini menjadi amal ibadah dan bermanfaat buat anak -anak kita di Lutim,” tutup Budiman.

Akte Hibah ini sudah pula diserahkan H Nasrun Makasau kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lutim firnandus Ali. Dimana penyerahannya disaksikan langsung Bupati Lutim dan Pimpinan Muhammadiyah Provinsi Sulsel.

Menurut Ketua BPH Unismu Makassar, Prof DR H Garing Pagalung, peletakan batu pertama pembangunan Gedung Institut Sains dan Teknologi Muhamadiyah Luwu Timur akan menjadi tonggak kemajuan Pendidikan di Lutim.

Dengan demikian IST Muhammadiyah Luwu Timur ini akan menjadi Perguruan Tinggi yang ke 14 yang dibangun Muhammadiyah di Sulsel.

”Kami menargetkan tahun ini juga pembangunannya bisa dimulai, semoga Perguruan Tinggi ini akan berkontribusi pada pengembangan Ilmu Pengetahuan di Luwu Timur dan Luwu Raya,” Ujar Garing Pagalung.