Bupati Maros Chaidir Syam Bakal Terima Mahasiswa Studi Lapang FISIP Unismuh

KHITTAH.CO, MAKASSAR – Bupati Maros HAS Chaidir Syam MH akan menerima secara resmi mahasiswa studi lapang Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Senin, 12 Desember 2022.

Hal tersebut ditentukan pada rapat kordinasi rencana FISIP Unismuh Makassar di Gedung Iqra Lantai 5 Mini Hall FISIP, Selasa 29 November 2022.

Pada rapat tersebut hadir mahasiswa sebanyak 20 serta dosen diantaranua Prof Muhlis Madani, Dr Muhammad Yahya, Dr Abdi, dan Iswadi Amiruddin MSi.

Prof Muhlis Madani menjelaskan bahwa studi lapang tersebut untuk mengajak mahasiswa bersentuhan dengan situasi pelaksanaan administrasi pemerintahan.

Ia juga menambahkan bahwa mereka memili maros karena secara geografis relative dekat dan bisa dijangkau dalam waktu singkat.

“Ada terapan dari teori yang didapatkan di kampus dengan turun langsung mengamati dan menyaksikan para Aparatur Sipil Negara atau ASN menjalankan tugas dan fungsinya melayani public,” ungkapnya.

Dr Abdi menjelaskan bahwa studi lapang ini belajar sambil rekreasi menyaksikan dan mengamati praktek para birokrat dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

“Selama di Maros ada tiga instansi yang akan jadi obyek sasaran studi yakni Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, BKPSDA serta Dinas Komunikasi dan Informasi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa tersebut setelah kembali ke kampus akan menuliskan laporan yang akan menjadi penilaian untuk kelulusan mata kuliah yang diampuh oleh para dosen pendamping mereka.

Ia juga mengungkapkan bahwa peserta kuliah lapangan ini terdiri dari dua prodi yakni Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi yang berjumlah 270 orang.

Peserta kuliah lapangan ini berasal dari mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah Pengambilan Keputusan serta Kebijakan Publik dosen Prof Muhlis Madani; Asesmen Kinerja serta Birokrasi dan Governance Publik dosen Dr Abdi; serta Penulisan Kreatif dosen Dr Muhammad Yahya.