Enam Pesan Muhammadiyah Sulsel Jelang Pilkada Serentak 27 Juni

KHITTAH.CO, Makassar- Menghadapi penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tingkat I dan II  yang akan dilaksanakan serentak pada tanggal 27 Juni 2018 lusa, disikapi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

Pernyataan sikap yang tertuang dalam bentuk surat itu berupa himbauan dan pesan yang ditujukan kepada penyelanggara pemilu dan masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam pilkada serta memastikan agar semuanya dapat berjalan sesuai aturan, aman, tertib dan lancar.

Surat berisi enam pesan ditandangani langsung ketua PWM Sulsel, Prof Ambo Asse , dan Sekretaris PWM, Prof Irwan Akib. Berikut isi enam pesan tersebut :

  1. Menghimbau kepada unsur Pimpinan Daerah, Cabang dan Ranting Amal Usaha Muhammdiyah di Sulawesi Selatan berkerjasama dengan jajarannya untuk berperan serta menyukseskan Pilkada Sulawesi Selatan yang damai dan bermutu sesuai dengan posisi dan fungsi masing-masing secara konsisten dan bertanggungjawab.
  2. Kepada masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah, agar dalam menentukan pilihan mempertimbangkan dan mengutamakan pemimpin yang memiliki kompetensi kepemimpinan yang berjiwa siddiq (jujur), amanah (dipercaya), tabligh (komunikatif) dan fathanah (cerdas) dalam melaksanakan amanah.
  3. Meminta kepada KPU dan BAWASLU bekerja profesional, independen, transparan, obyektif, akuntabel, adil, dan penuh tanggung jawab. Dan kepada Pemerintah dan segenap aparaturnya untuk menjaga netralitas untuk terselenggaranya Pilkada yang berkualitas dan memastikan seluruh tahapan dan proses Pilkada berlangsung dengan demokratis, sesuai aturan, aman, tertib, dan lancar.
  4. Menghimbau masyarakat umum dan warga/simpatisan Muhammadiyah untuk menyalurkan suara aspirasinya sebagai warga negara yang taat dan jangan ada yang tidak memilih atau golput;
  5. Mengajak masyarakat umum dan warga/simpatisan Muhammadiyah hendaknya saling menghormati perbedaan pilihan, menjaga ketertiban, dan memelihara persatuan bangsa. Masyarakat, para kandidat, dan pendukung hendaknya menerima hasil-hasil Pilkada secara ksatria; yang menang tidak arogan dan yang kalah sabar dan legowo menerima kenyataan pilihan rakyat.
  6. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrohim, mari ke bersama-sama hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebagai amal shaleh kita sebagai warga negara.