Ini Tiga Tujuan Milad Muhammadiyah Selalu Diperingati

Nurdin Massi saat menyampaikan pidatonya, dikawal oleh Kokam Pemuda Muhammadiyah.

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar memperingati milad ke – 106 tahun Muhammadiyah, di Aula Balai Sidang Muktamar Universitas Muhammadiyah Makassar, di Jalan Sultan Alauddin, Ahad, 16 Desember 2018.

Mengikut pada Milad ke 106 tahun PP Muhammadiyah, milad di Makassar ini juga mengusung tema “Ta’awun untuk Negeri”.

Ketua PDM Kota Makassar, Drs. H. M. Nurdin Massi, menyampaikan alasan mengapa milad Muhammadiyah selalu diperingati.

Yang pertama kata Nurdin, adalah dalam rangka
menyatakan kesyukuran kepada Allah Swt., karena dengan rahmat dan karunia-Nya semata, sehingga Muhammadiyah dapat tetap eksis bahkan dalam hal tertentu lebih maju dibandingkan masa-masa sebelumnya.

Kemudian yang kedua, memperkokoh silaturrahim di antara seluruh keluarga besar Muhammadiyah dan simpatisannya, serta antar keluarga Muhammadiyah dengan umat Islam dan pemerintah, bahkan sesama anak bangsa.

“Ketiga, memperbaharui dan membangkitkan semangat jihad,” tegas Nurdin disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Peserta milad Muhammadiyah yang ke 106 tahun. Dilaksanakan oleh PDM kota Makassar

Lebih jauh, Nurdin menjelaskan maksud tema milad adalah mengajak kepada seluruh warga persyarikatan untuk bersama-sama, tolong-menolong, bahu membahu dan kuat menguatkan antara satu dengan yang lain dalam memecahkan berbagai masalah yang dihadapi umat dan bangsa dewasa ini.

“Mari memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah Islamiyah serta membantu pemerintah. Juga mari bekerjasama dengan golongan lain dalam memelihara dan membangun negara menuju masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Allah Swt.,” ajak Nurdin.

Meski hujan deras mengguyur Kota Makassar, namun ribuan kader Muhamamdiyah, khususnya yang ada di kota Makassar tetap semangat menghadiri peringatan milad tersebut.

Hadir pula beberapa tokoh, di antaranya Ketua PW Muhammadiyah Sulsel Prof. Dr. H. Ambo Asse, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sulsel Dr. H. Mustari Bosra, Calon Anggota DPD RI yang juga Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sulsel, Dr. Syaiful Saleh, Bupati Enrekang Muslimin Bando, Anggota DPR RI, Mukhtar Tompo,  dan beberapa tokoh Muhammadiyah lainnya. (BL)