Mubalig Majelis Tabligh Dihimbau Untuk Berdakwah Sesuai Keputusan Muhammadiyah

KHITTAH.CO – Para mubalig Muhammadiyah dihimbau untuk mengikuti keputusan-keputusan Muhammadiyah dalam melakukan dakwah, jangan berjalan sendiri-sendiri sesuai dengan instuisi individu.

“Para mubalig jangan berjalan sendiri-sendiri, sehingga isu yang dibahas dan diputuskan melalui tanfidz tidak tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, jadi ke depan kita akan membuat buku panduan bagi para mubaligh agar tidak keluar relnya saat berdakwah kepada masyarakat,” terang Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Fathurrahman Kamal, saat sambutan pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, kamis (3/05).

Peranan majelis tabligh memang sangat penting untuk menyebarluaskan Agama Islam dan hasil keputusan Muhammadiyah kepada masyarakat luas. Sehingga keputusan Majelis Tabligh dalam membentuk korps Mubalig Muhammadiyah (KMM) dari tingkat pusat hingga ke cabang/ranting.

“Keberadaan korps mubalig saat ini sangat penting untuk berdakwah dan menyampaikan keputusan-keputusan tanfidz Muhammadiyah kepada masyarakat luas, jadi korps ini sangat bermanfaat keberadaanya,” pungkasnya.

Fathurrahman meminta kepada struktural di wilayah untuk membantu mengevaluasi korps mubalig di semua level, khususnya daerah dan cabang agar dapat melaksanakan keputusan-keputusan dari tanfidz Muhammadiyah.

“Melalui buku panduan ini nantinya akan terus dikaji secara mendalam dan rencana kita akan mengadakan halaqoh Tabligh Nasional dalam rangka evaluasi dan konsolidasi para Mubalig secara keseluruhan,” terangnya.

Dakwah Muhammadiyah pada era sekarang harus bersinergi dengan berbagai elemen. “Model dakwah sekarang tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, untuk itu Majelis Tabligh nantinya harus bersinergi dengan Lazismu dalam keperluan pendanaan, akan bersinergi dengan majelis dikdasmen dalam pembinaan para guru dan siswa sehingga nanti kita bersama-sama merumuskan kurikulum tabligh dalam pembinaan para guru di bawah naungan Muhammadiyah,” jelasnya.

Di akhir sesi, Fathurrahman berharap dengan adanya Rakornas ini dapat Melahirkan banyak keputusan yang bermanfaat untuk umat islam secara keseluruhan dan warga Muhammadiyah pada khususnya.

Rakornas Majelis Tabligh PP Muhammadiyah mengusung tema “Membangun Dakwah Berkemajuan menuju Indonesia yang berkeadaban”. Rakornas ini diadakan di Hotel Grand Dafam Rohan, pada tanggal 3-5 Mei 2018.

Sumber : muhammadiyah.id