Perlukah Ormas di Indonesia Dibubarkan?

Oleh: Muhammad Aras Alfarizi*

KHITTAH.CO, – Organisasi masyarakat di Indonesia sudah ada sejak lama, terutama organisasi masyarakat berbasis Islam. Umat Islam dianggap sebagai kekuatan sosial politik yang potensial. Sejak era kolonialisme ormas Islam mulai bermunculan dan memiliki pengaruh yang besar di Indonesia dalam melawan penjajahan, seiring perkembangannya banyak yang bubar dan banyak yang bertambah besar yang memiliki pengikut yang terus bertambah dan menjadi kekuatan besar yang memeengaruhi situasi politik di Indonesia. Ormas merupakan organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara sukaela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan.

Ada banyak ormas yang terdapat di Indonesia dan tersebar di berbagai daerah dengan latar belakang yang berbeda mulai dari ormas Islam, nasionalis, kepemudahaan, budaya, dan lain-lain bahkan ada beberapa yang merupakan organisasi yang sangat besar yang memiliki banyak anggota seperti NU dan Muhammadiyah. Ini merupakan organisasi Islam yang memiliki tujuan yang pasti dan telah terbentuk sudah sangat lama di Indonesia.

Beberapa tahun terakhir muncul organisasi-organisasi masyarakat baru di Indonesia, data Kemendagri mencatat kalau jumlah ormas di Indonesia berjumlah 431.456 dan banyak di antaranya yang membuat masalah atau pelanggaran yang meresahkan masyarakat maupun pemerintah. Hal itu membuat pemerintah lebih memperketat pengawasaanya kepada ormas tersebut, bahkan presiden ikut buka suara dalam menanggapi masalah ini.

Masalah yang ditimbulkan oleh organinasi masyarakat tersebut ditindak serius oleh pemerintah, bahkan ada yang sampai dibubarkan dan dilarang melakukan aktivitas keorganisasian. Dalam membubarkan ormas itu tidaklah mudah apalagi ormas itu merupakan ormas yang besar yang berpotensi menyebabkan keributan dan bentrok antara ormas dan penegak hukum, tentunya pemerintah melalui pertimbangan-pertimbangan yang banyak misalnya seberapa besar masalah atau pelanggaran yang di perbuat.

Misalnya akhir – akhir ini ada ormas yang bertingkah layaknya tentara berseragam lengkap, berbuat onar di berbagai tempat dan bahkan ada di antaranya ditemukan membawa senjata api,  hal tersebut memiliki dampak yang banyak pada masyarakat misalnya pandangan masyarakat kepada ormas akan bebeda. Ada yang menganggap perbuatan pelanggaran itu wajar dilakukan oleh ormas itu dan ada yang menganggap semua ormas itu sama, padahal ada beberapa ormas yang memiliki tujuan yang jelas dan tindakan yang tepat.

Meskipun ormas Islam dikenal dengan pengaruh baiknya, ada beberapa ormas Islam yang sebaliknya membuat masalah atau pelanggaran–pelanggaran. Hal ini sempat heboh beberapa waktu lalu di mana ada tokoh ormas Islam yang diklaim menyebar kebencian lewat ceramahnya dan dikenai hukuman penjara. Akibat dari itu membuat para pengikutnya tidak terima atas hukum yang menimpah tokoh tersebut dan terjadi keributan antara pihak ormas dan penegak hukum, bahkan dari keributan tersebut ada nyawa yang melayang dan membuat keributan atau bentrok tersebut semakin panas.

Menurut saya ormas seharusnya berpartisipasi dalam pembangunan dalam berbagai hal demi tercapainya tujuan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dan itu sudah diperlihatkan oleh ormas–ormas zaman dulu yang ikut membela Indonesia dalam melawan para penajajah. Hal itu mungkin bisa tercipta karena bersatunya keinginan melawan para penjajah sehingga membuat tekad dalam berorganisasi itu semakin kuat. Berbeda dengan ormas–ormas baru yang bermunculan sekarang banyak yang bertingkah sewenang–wenang dan tidak memiliki tujuan yang jelas dan banyak pengikutnya yang masuk ormas hanya ingin mencari nama atau maksud lain dan membuat ormas tersebut terpecah belah, bahkan banyak ormas – ormas yang saling bentrok antara ormas lainnya hanya kebanyakan hanya karena bebeda pendapat.

Ini juga mejadi salah satu keresahan masyarakat di mana ketika bentrok tersebut terjadi akan banyak pihak yang dirugikan. Ormas seharusnya menjadi salah satu contoh yang baik misalnya dalam mengekspresikan kebebasan berpendapat karena ada sangat banyak ormas di Indonesia yang memiliki pendapat dan aspirasi yang berbeda – beda, melakukan kegiatan yang dapat membantu maupun mengedukasi orang di sekitarnya. Dan itu merupakan suatu partisipasi dalam pembangunan. Ketika itu dilakukan oleh ormas – ormas di Indonesia, maka akan mengakibatkan manfaat baik yang besar pada masyarakat. Pelanggaran-pelangaran yang dilakukan oleh ormas itu justru membuat kepercayaan masyarakat memudar dan tidak sedikit di antaranya yang meminta ormas di bubarkan.

 

* Mahasiswa Sosiologi Unismuh Makassar