Pesantren MBS Enrekang Gelar Baitul Arqam

KHITTAH.CO, ENREKANG – Pesantren Muhamadiyah Boarding School (MBS) Menggelar Baitul Arqam (BA),Kegiatan tersebut terlaksana di Aula Universitas Muhammadiyah Enrekang, Ahad 13 Februari 2022.

Direktur MBS Kabupaten Enrekang Drs. H. Mardan dalam sambutannya menyampaikan bahwa di kompleks perguruan Muhammadiyah Enrekang didalamnya ada sekolah SMA Muhammadiyah, Madrasah Aliah dan Madrasah Tsanawiah.

“Beberapa tahun terakhir mengalami penurunan siswa yang sangat signifikan, misal SMA Muhammadiyah dua tahun terakhir, tidak lebih dari 10 pendaftar siswa baru, demikian juga MA di bawa 10 santri dan Mts lumayan di atas 10 siswa. Karena itulah Pimpinan Daerah Muhammadiyah mencoba menginisiasi membentuk pesantren bernama pesantren MBS Enrekang,” ungkapnya.

Dalam pesantren tersebut menaungi sekolah dan diharapkan ada harapan baru untuk lebih unggul dan berkemajuan. Pelaksanaan Baitul Arqam Muhammadiyah MBS Enrekang diharapkan melahirkan kader pelopor, pelaksana dan pelangsung Amal usaha Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan.

“Semoga  integritas, wawasan dan cara berpikir di kalangan guru guru dalam lingkup pesantren  Muhammadiyah bording school Enrekang, mindsetnya berkemajuan sebagai visi besar muhammadiyah,” lanjutnya.

Kesempatan tersebut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Enrekang Drs. KH. Kamaruddin Sita dalam sambutan menyampaikan Majelis Pendidikan Kader sudah menjalankan program Baitul Arqam Muhammadiyah dimana dan berharap semua majelis mengikuti langkah-langkah yang di lakukan MPK.

“Majelis tarjih dan Majelis Tablig mengikutinya dengan turun mengadakan pengajian pengajian di cabang dan ranting. Berharap kita Sekolah Muhammadiyah Enrekang  lebih berkembang dan lebih maju kedepannya,” tandasnya.

Sementara ditempat yang sama, Ketua Majelis Pendidikan Kader PD Muhammadiyah Enrekang, Baharuddin, SE. MM mengharapkan kepada semua peserta BA untuk bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini.

“Baitul Arqam akan kita lanjutkan ke seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan pengelola Amal Usaha Muhammadiyah. Ini sudah angkatan ke tujuh saya berharap tetap di lanjutkan sampai semua amal usaha,” ungkapnya.

“Minggu keempat Februari akan di lanjutkan di Baraka dan atau PCM Anggeraja. Mohon dukungan semua pihak dan segera membentuk panitia di cabang masing-masing,” ungkap Pria yang merupakan Pimpinan Baznas Enrekang.

“Karena itu, berharap guru yang ditugaskan di sekolah Amal Usaha Muhammadiyah setelah mengikuti BA ini dalam pelayanannya ke masyarakat berprilaku islami, jadi teladan, profesional dan berakhlak mulia,” tandasnya.