Tanwir V Pra Muktamar Nasyiatul ‘Aisyiyah Resmi Dibuka

KHITTAH.CO, Bandung — Muktamar XIV Nasyiatul ‘Aisyiyah resmi dimulai dengan dibukanya Tanwir V Pra Muktamar Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) di Hotel Asrilia Bandung pada Jumat, 2 Desember 2022.

Dalam kegiatan itu, hadir secara langsung pada pembukaan Tanwir Abdul Mu’ti selaku Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Raja Juli Antoni selaku Wakil Menteri ATR/BPN. Diyah Puspitarini selaku Ketua Umum PP Nasyiatul ‘Aisyiyah.

Kemudian, Suhada selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Ia Kurniati selaku Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Barat, seluruh tamu undangan, dan peserta Tanwir.

Sebelum pembukaan, para tamu undangan dan peserta disuguhi hiburan tari daerah dan kesenian angklung oleh mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Bandung.

Dalam sambutan, Diyah Puspitarini selaku Ketua Umum Piminan Pusat (PP) NA menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada seluruh tamu undangan dan para peserta Tanwir.

“Ada rasa haru dalam kesempatan pagi hari ini, tentunya disertai rasa syukur karena kita bisa menyelenggarakan Tanwir ke V yang akan menjadi Tanwir pra Muktamar,” ucap Diyah.

Ia menambahkan bahwa saat pandemi Covid-19 Nasyiatul ‘Aisyiyah khawatir dapat menggelar Muktamar atau tidak.

“Periode ini merupakan periode yang cukup panjang. Dua tahun tambahan menjadi momentum bagi seluruh jajaran Nasyiatul ‘Aisyiyah untuk berkiprah dan menyempurnakan apa yang sudah dikerjakan,” imbuhnya.

Pada kegiatan itu, Diyah menyampaikan terima kasih kepada kader Nasyiatul ‘Aisyiyah yang selama pandemic tetap berkhidmat dengan maksimal.

“Bukan Nasyiatul ‘Aisyiyah yang butuh kita, namun kita yang butuh Nasyiatul ‘Aisyiyah,” tegas Diyah.

Dalam sambutan, Abdul Mu’ti selaku Sekretaris Umum PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa ia bersaksi bahwa penyelenggaraan Tanwir ini berjalan dengan khidmat.

“Saya terkesan dengan paduan suara UNISA. Tadi saya bisik-bisik dengan Mas Toni, kalau ini lagu barat tapi cengkoknya sunda. Ini menandakan bagaimana kreatifitas Nasyiatul ‘Aisyiyah yang mendunia namun tetap berpijak pada budaya bangsa ini,” jelas Mu’ti.

Pada kesempatan itu, Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa Nasyiatul ‘Aisyiyah harus menjadi kelompok yang memimpin tidak hanya di internal, tapi juga eksternal.

“Saya melihat Nasyiatul ‘Aisyiyah mendapatkan penghargaan dari pemerintah atas usahnya ikut mengatasi stunting dan juga giatnya dalam pendidikan anak usia dini,” ungkap Mu’ti.

Ia mengapresiasi kerja-kerja yang sudah dilakukan oleh Nasyiatul ‘Aisyiyah.

“Nasyiatul ‘Aisyiyah harus dapat merumuskan program-program yang progresif. Menciptakan kepemimpinan yang bermanfaat bagi persyarikatan, umat, dan bangsa,” kata dia.

Dalam kegiatan itu, Abdul Mu’ti berharap Nasyiatul ‘Aisyiyah dapat memajukan perempuan dan memajukan peradaban sesuai tema yang diangkat.

“Mari kita buka Tanwir V Nasyiatul ‘Aisyiyah dengan membaca basmalah bersama-sama,” ucap Mu’ti diikuti oleh seluruh tamu undangan dan peserta Tanwir.