Tim PKM Unismuh Makassar Kembangkan SDM Lewat Penguatan BUMDes di Pinrang

Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Makassar bermitra dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Cahaya Lowita” melaksanakan kegiatan Pengembangan dan Penguatan SDM BUMDes di Desa Tasiwalie, Suppa Kabupaten Pinrang.

KHITTAH.CO,Makassar, Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Makassar bermitra dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Cahaya Lowita” melaksanakan kegiatan Pengembangan dan Penguatan SDM BUMDes di Desa Tasiwalie, Suppa Kabupaten Pinrang.

Kegiatan dengan judul “Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang IT dan Penguatan BUMDes menuju Desa Mandiri” merupakan kegiatan pengabdian PKM yang telah dilaksanakan tahun 2021.

Demikian ditegaskan, ketua Tim PKM Unismuh Makassar kepada media, Ir. Fatriady MR, ST., MT., IPM., Minggu (30/01).

Dia mengungkapkan, dilaksanakan PKM ini sebagai upaya pengembangan SDM dalam pengelolaan dan pemanfaatan IT dalam mendukung unit usaha BUMDes.

“Secara administrasi usaha BUMDes di Kabupaten Pinrang diperoleh sangat banyak. Namun, tidak ada BUMDes yang terkategorikan aktif,” ungkapnya.

Melalui program kemitraan PKM ini, kerja sama pengelolaan usaha BUMDes ini bisa menjadi contoh pengelolaan usaha desa dengan mengoptimalkan BUMDes yang telah didirikan.

“Kegiatan yang telah dilaksanakan berupa Focus Group Discusion (FGD) Pengelolaan BUMDes, penguatan market unit usaha melalui pemanfaatn IT dan sosialisasi unit usaha BUMDes,” tuturnya.

Dari program kemitraan ini, kegiatan BUMDes untuk sejumlah unit usaha telah berhasil dirintis dan beroperasional hingga saat ini seperti Rumah Kopi “Inspirator”, Produksi Baju Kaos, Produksi celana, dan sejumlah penawaran makanan dan minuman.

Selain itu, lokasi usaha sekaligus menjadi sekretariat BUMDes berada di garis pantai Lowita. Sejumlah acara ceremony dan acara party telah berhasil terlaksana dengan sukses di kawasan usaha BUMDes.

“Operasional usaha BUMDes telah berhasil membuka lapangan kerja buat sejumlah pelaku usaha dan memberi penghasilan ekonomi buat masyarakat sekitar. Termasuk juga, sejumlah produk baju dan celana didesain menarik untuk cendramata atau ole-ole buat para penikmat Pantai Lowita,” ungkapnya.

Dia berharap, keberhasilan BUMDes Cahaya Lowita dalam menggerakkan usaha mampu meningkatkan perekonomian desa, menjadi sarana kreatifitas pemuda/pemudi desa, dan membuka lapangan kerja.

Saat ini, Pantai Lowita telah menjadi destinasi favorit untuk para wisatawan domestik di Provinsi Sulawesi Selatan. Pantai yang membentang sepanjang Desa Lotangsalo, Desa Wiringtasi, dan Tasiwalie Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang sangat potensial untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

(Rls)